LayarHijau.com – Weibo, platform media sosial terkemuka Tiongkok, baru-baru ini mengumumkan Peringkat Drama China Paling Berpengaruh Tahun 2025. Hasil ini menunjukkan dominasi drama kostum dan transmigrasi dalam menghasilkan volume diskusi tertinggi di platform tersebut.
Drama kostum balas dendam, The Legend of Zanghai (藏海傳), yang dibintangi Xiao Zhan dan Zhang Jingyi, berhasil memuncaki daftar dengan indeks pengaruh 97.71. Keberhasilan ini didorong oleh alur intrik kekuasaan kuno yang kuat dan viralitas topik perbincangan yang meledak.

Sejak sebelum penayangannya, The Legend of Zanghai telah menarik perhatian besar karena disebut sebagai mahakarya karier Xiao Zhan dan merupakan karya yang digarap cermat oleh sutradara legendaris Zheng Xiaolong (The Empresses in the Palace). Setelah penayangan, drama ini terus memicu volume diskusi tinggi, hampir setiap hari muncul di daftar topik hangat Weibo.
Persaingan Ketat di Posisi Tiga Besar
Posisi kedua ditempati oleh drama kostum Flourished Peony (國色芳華) (indeks 96.02), dibintangi Yang Zi dan Li Xian. Drama ini diapresiasi karena sukses menampilkan kembali estetika Tiongkok era Dinasti Tang yang indah—mulai dari tata rias hingga latar dan perabotan—serta menyoroti perjalanan transformasi dan pertumbuhan karakter utama wanita, He Weifang.

Sementara itu, peringkat ketiga diraih oleh drama transmigrasi The Journey of Legend (赴山海) yang dibintangi Cheng Yi dan Gulnazar, dengan indeks 95.93. Drama ini sangat populer berkat tingkat diskusi yang meledak sebelum ditayangkan, dan meskipun ulasannya beragam, drama ini tetap menjadi hit besar.

Drama Transmigrasi Mendominasi Posisi Empat dan Lima
Posisi keempat dan kelima sama-sama diduduki oleh drama transmigrasi, menunjukkan tren genre tersebut. A Dream Within A Dream (書卷一夢) yang dibintangi Liu Yuning dan Li Yitong meraih posisi keempat dengan indeks 95.18.

Alasan utama keberhasilan drama ini adalah alur cerita yang segar dan refleksi kesadaran karakter. Karakter Li Yitong yang bertransmigrasi ke dalam novel berusaha keras menghindari takdir tragisnya, mencoba kembali ke masa modern, namun akhirnya jatuh cinta pada karakter novel yang diperankan Liu Yuning. Kesadaran diri karakter yang terbangun dinilai sangat inspiratif.

Unggul tipis di belakangnya, Guardians of the Dafeng (大奉打更人), dibintangi Dylan Wang dan Tian Xiwei, menempati posisi kelima (indeks 95.17). Drama ini masuk dalam daftar karena dua faktor kunci: kombinasi tema penyelidikan dengan kultivasi spiritual (xianxia) yang inovatif, dan volume diskusi yang tinggi. Dalam drama tersebut, karakter Dylan Wang adalah seorang detektif kriminal modern yang bertransmigrasi menjadi pegawai sipil tingkat rendah di zaman kuno.
Drama Pilihan Terbaik di Peringkat 6 hingga 10
Keenam: Drama romansa Love’s Ambition (許我耀眼) (Zhao Lusi dan William Chan; indeks 95.16). Unggul karena jumlah penayangan per episode yang menakjubkan dan menjadi tolok ukur gaya berbusana di internet.

Ketujuh: Drama kostum The Prisoner of Beauty (折腰) (Liu Yuning dan Song Zuer; indeks 94.96). Kunci keberhasilannya adalah volume diskusi yang meledak dan kualitas produksi yang tinggi.

Kedelapan: Drama balas dendam kostum The Vendetta of An (長安二十四計) (Cheng Yi dan Xu Lu; indeks 94.74). Drama ini memiliki daya sebar tinggi dan dianggap sebagai mahakarya drama balas dendam.

Kesembilan: Drama periode This Thriving Land (生萬物) (Yang Mi dan Ou Hao; indeks 94.54). Diakui sebagai tolok ukur estetika drama periode dengan cerita pedesaan yang mendalam.
Kesepuluh: Drama investigasi kejaksaan The Name of Justice (以法之名) (Zhang Yi, Li Guangjie, dan Jiang Xin; indeks 94.46). Drama ini memotret realitas sosial yang mendalam dan memicu refleksi isu-isu penting.










