LayarHijau.com – Penampilan Wang Churan di panggung Gala Festival Musim Semi CCTV 2026 langsung mencuri perhatian publik. Pada 16 Februari, dalam segmen bertajuk 贺花神 atau Merayakan Dewa Bunga, sang aktris tampil sebagai Wang Zhaojun dengan balutan busana merah menyala dan memeluk alat musik tradisional pipa.
Momen tersebut dengan cepat menjadi viral di media sosial. Banyak warganet menyebutnya sebagai “momen terbaik dalam hidup”, merujuk pada satu tangkapan kamera yang menampilkan ekspresi Wang Churan dengan aura klasik yang lembut sekaligus menghadirkan kesan rapuh yang emosional. Perpaduan tersebut dinilai sangat kuat dan meninggalkan kesan mendalam.
Berkat penampilan singkat itu, Wang Churan dilaporkan memperoleh lebih dari 650 ribu pengikut baru dalam waktu 24 jam. Lonjakan tersebut menunjukkan betapa besarnya dampak panggung Gala Festival Musim Semi CCTV, yang setiap tahunnya disaksikan ratusan juta penonton di seluruh Tiongkok.
#WangChuran #SpringFestivalGala
Source: Weibo pic.twitter.com/QraPSgrMut
— Layar Hijau (@layar_hijau) February 17, 2026
Tokoh yang diperankan Wang Churan, Wang Zhaojun, bukan sosok fiktif. Ia adalah figur legendaris dari Dinasti Han Barat dan termasuk dalam daftar Empat Wanita Tercantik dalam sejarah Tiongkok. Nama aslinya adalah Wang Qiang, seorang selir pada masa Kaisar Yuan dari Han.
Menurut legenda yang paling dikenal, Wang Zhaojun tidak menyuap pelukis istana ketika potret para selir dibuat untuk dipersembahkan kepada kaisar. Akibatnya, wajahnya digambarkan kurang menarik dan ia tidak pernah dipanggil menghadap. Namun ketika penguasa Xiongnu meminta pernikahan politik demi menjalin perdamaian, Wang Zhaojun dipilih untuk meninggalkan istana dan menikah jauh ke wilayah utara. Saat upacara perpisahan berlangsung, kaisar baru menyadari kecantikannya yang sesungguhnya dan menyesal telah melewatkannya.
Kisah Wang Zhaojun kerap digambarkan dengan adegan ia memainkan pipa saat meninggalkan tanah kelahirannya. Dalam cerita rakyat, kecantikannya bahkan digambarkan begitu memukau hingga angsa yang terbang di langit jatuh karena terpana. Sosoknya melambangkan kecantikan klasik sekaligus pengorbanan pribadi demi stabilitas negara.
Tak heran jika penampilan Wang Churan sebagai Wang Zhaojun dengan kostum merah dan pipa di tangan langsung memantik resonansi emosional yang kuat. Ia tidak hanya menghadirkan visual yang indah, tetapi juga membangkitkan memori kolektif tentang legenda yang telah hidup selama ribuan tahun.










