Karakter Dilraba Dilmurat di Love Beyond the Grave Cetak Sejarah di Tencent, Jadi yang Pertama Tembus 200 Juta Heat Point di 2026

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com— Drama xianxia terbaru bertajuk Love Beyond the Grave baru saja mengukir prestasi gemilang melalui pencapaian karakter utamanya. Karakter He Simu yang diperankan oleh Dilraba Dilmurat secara resmi menjadi karakter wanita pertama di platform Tencent Video pada tahun 2026 yang menembus angka popularitas sebesar 200 juta heat points. Drama yang diadaptasi dari novel karya Li Qingran ini mempertemukan Dilraba Dilmurat dengan Chen Feiyu dalam sebuah kisah romansa supranatural tentang penguasa roh terkuat yang bertemu dengan jenderal muda bernama Duan Xu di dunia fana. Hubungan mereka terikat oleh kutukan takdir yang membuat keduanya harus menjalani transaksi berbahaya demi nyawa masing-masing.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari performa akting Dilraba Dilmurat yang dinilai mengalami peningkatan signifikan. Dalam Love Beyond the Grave, ia ditantang untuk memerankan tiga karakter sekaligus dengan kepribadian yang bertolak belakang: sang penguasa roh He Simu yang dingin dan berwibawa, gadis fana He Xiaoxiao yang lemah, serta antagonis Qiao Yan yang licik. Dilraba mendapatkan pujian luas karena mampu membedakan ketiga karakter tersebut melalui detail kecil, seperti cara berjalan yang tampak melayang untuk entitas spiritual dan perubahan ekspresi mata yang tajam tanpa perlu bantuan riasan wajah yang berlebihan.

- Advertisement -

Lawan mainnya, Chen Feiyu, juga mendapatkan apresiasi tinggi berkat penggunaan suara aslinya dalam mengisi dialog. Setelah sebelumnya sukses dalam When Destiny Brings the Demon, kualitas vokal Chen Feiyu yang berat dan rendah dianggap sangat cocok dengan karakter Duan Xu yang telah merasakan pahit manisnya kehidupan di medan perang. Para penggemar bahkan menyebut suaranya begitu jernih dan penuh emosi sehingga drama ini bisa dinikmati layaknya sebuah drama radio berkualitas tinggi. “Suaranya memberikan wibawa pada setiap kalimat tentang pengabdian kepada negara,” ungkap salah satu penonton yang terkesan dengan perkembangan teknik vokal sang aktor.

Ketegangan romantis dalam drama ini diperkuat oleh premis unik mengenai koneksi lima indra. Akibat pedang Po Wang, He Simu dan Duan Xu terikat dalam sebuah kutukan yang membuat mereka saling berbagi perasaan fisik. Momen di mana He Simu mulai merasakan sensasi sentuhan untuk pertama kalinya menciptakan adegan yang manis sekaligus intens. Salah satu kutipan yang paling membekas adalah saat mereka saling menggenggam tangan dan He Simu berkata, “Aku dengar sepuluh jari terhubung ke hati, jadi bukankah itu berarti aku sedang menggenggam jantungmu?” Dialog ini mempertegas nuansa takdir yang kuat di antara mereka yang terus memikat hati pemirsa.

- Advertisement -

Kehadiran jajaran pemeran pendukung juga memberikan warna tersendiri bagi narasi Love Beyond the Grave. Miles Wei Zheming tampil mengejutkan sebagai Yan Ke, karakter yang berubah menjadi jahat karena cinta yang tak berbalas, jauh dari citra protagonis lembut yang biasa ia perankan. Selain itu, aktor cilik Fu Bohan yang memerankan Chen Ying menunjukkan akting emosional yang luar biasa saat adegan kehilangan keluarga di medan perang. Kombinasi akting solid dari seluruh jajaran pemain membuat setiap episode terasa hidup dan memberikan kedalaman emosional pada alur cerita yang sudah kompleks.

Dari sisi teknis, kualitas visual drama ini disebut setara dengan standar layar lebar. Hal ini tidak mengherankan mengingat tim efek khusus yang menggarap proyek ini adalah tim yang sama di balik film blockbuster The Wandering Earth. Mulai dari visualisasi kekuatan He Simu yang megah hingga efek pecahnya sungai es yang terlihat sangat realistis, setiap elemen estetika dirancang untuk memanjakan mata penonton. Pencapaian 200 juta heat points ini barulah awal dari perjalanan drama ini yang diprediksi akan terus mendominasi tangga popularitas sepanjang tahun.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments