Tren Pemeran Pendukung Naik Kelas 2026: Lonjakan Popularitas Dai Xu dan Deng Kai Ubah Peta Industri Hiburan

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com— Industri hiburan Tiongkok pada tahun 2026 menyaksikan fenomena unik di mana pemeran pendukung berhasil mencuri perhatian publik melebihi pemeran utama. Tren yang dikenal sebagai “pemeran pendukung naik kelas” ini terlihat jelas dalam drama romansa perkotaan Love Between Lines, di mana Dai Xu memerankan karakter dengan karisma luar biasa. Karismanya menyita perhatian dari awal kemunculannya meski saat itu dia hanya tampil singkat dalam adegan lift tanpa dialog. Begitu pula dalam drama Pursuit of Jade, sebuah kisah fantasi sejarah yang menduduki peringkat popularitas tertinggi tahun ini, yang berhasil melambungkan nama Deng Kai dan Kong Xueer sebagai pasangan layar lebar yang paling banyak dibicarakan, hingga membentuk kelompok aktor populer yang dijuluki Pursuit of Jade Boy Group.

Alasan utama di balik melonjaknya popularitas para pemeran pendukung ini adalah pergeseran selera penonton yang kini lebih menghargai kedalaman karakter daripada sekadar status bintang utama. Penonton merasa bahwa naskah untuk pemeran pendukung sering kali lebih eksperimental dan memiliki perkembangan karakter yang lebih kompleks dibandingkan pemeran utama yang sering terjebak dalam kiasan (tropes) yang monoton. Keberanian para aktor ini untuk mengeksplorasi peran antagonis yang karismatik atau karakter abu-abu memberikan kesegaran baru bagi industri yang mulai jenuh dengan pola cerita yang itu-itu saja, sehingga memicu fenomena penonton yang beralih dukungan kepada karakter pendukung.

Keberhasilan para aktor ini tidak hanya berhenti pada angka pengikut media sosial yang melonjak jutaan orang, tetapi juga berimbas langsung pada nilai komersial mereka. Dai Xu kini telah mengamankan kontrak sebagai duta merek perawatan kulit dan bekerja sama dengan berbagai merek fesyen mewah. Sementara itu, Deng Kai menjadi primadona baru di dunia kecantikan dengan meraih kontrak dari berbagai merek kosmetik internasional berkat citra karakternya yang kuat dalam Pursuit of Jade. Kong Xueer juga memperkuat posisinya dengan menjadi duta produk kosmetik dasar dan makanan, membuktikan bahwa popularitas sebagai pemeran pendukung mampu membuka pintu sumber daya bisnis yang biasanya hanya didominasi oleh bintang utama.

- Advertisement -

Rongrong, penanggung jawab bisnis dari Shining Entertainment, mengungkapkan bahwa pasar saat ini memang lebih condong memberikan nilai komersial tinggi kepada aktor pria karena basis penggemar wanita yang memiliki daya beli tinggi. “Meskipun aktris seperti Yang Zi, Dilraba Dilmurat, atau Chen Duling memiliki basis penggemar wanita yang besar dan tetap menjadi prioritas merek, aktor pendukung pria yang baru naik daun menawarkan daya tarik instan yang sangat kuat bagi merek-merek yang mencari lonjakan perhatian dalam waktu singkat,” jelasnya. Namun, ia juga menambahkan bahwa merek mewah biasanya tetap berhati-hati dan memberikan masa observasi sebelum memberikan status duta resmi jangka panjang kepada aktor-aktor baru ini.

Di sisi lain, Caicai yang merupakan staf agensi artis menyoroti perbedaan loyalitas antara penggemar aktor dan aktris serta adanya fenomena “pencegahan ledakan popularitas” dari pihak pemeran utama. Ia mengungkapkan adanya insiden di mana tim aktor utama berusaha membatasi eksposur pemeran pendukung dalam promosi drama agar tidak kalah saing. “Tim pemeran utama terkadang mencoba menghalangi aktor pendukung untuk hadir dalam acara promosi besar. Namun, penonton sekarang lebih cerdas; mereka menghargai karakter dan kualitas akting, bukan sekadar pemasaran yang dipaksakan. Upaya menekan popularitas rekan kerja sering kali justru menjadi bumerang bagi tim pemeran utama itu sendiri,” ungkapnya.

Masa depan para aktor pendukung yang sedang naik daun ini kini bergantung pada konsistensi mereka dalam memilih proyek selanjutnya untuk mempertahankan relevansi mereka. Deng Kai memiliki deretan drama seperti Liaozhai dan Huan Yan, sementara Dai Xu bersiap memperkuat posisinya melalui Scent of Women dan Qin Mi. Kong Xueer diprediksi akan memiliki transisi karier yang paling stabil karena memiliki kombinasi proyek sebagai pemeran utama dalam Princess Zhao Yang dan pemeran pendukung kunci dalam Blossoms of Power. Pada akhirnya, kualitas akting dan kemampuan untuk mempertahankan relevansi di tengah ketatnya persaingan industri adalah kunci agar kesuksesan mereka tidak hanya menjadi tren sesaat.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments