Pria Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual, Netizen Korea Duga Kakak Jisoo BLACKPINK, Polisi Belum Ungkap Identitas

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Kasus penangkapan seorang pria berusia 30-an atas dugaan pelecehan seksual di Korea Selatan menjadi viral dan menyebar hingga ke Indonesia serta internasional. Perhatian publik meningkat setelah muncul spekulasi yang mengaitkan pelaku dengan keluarga idol, termasuk dugaan bahwa ia adalah kakak Jisoo BLACKPINK. Namun, hingga kini polisi belum mengungkap identitas pelaku secara resmi.

Menurut laporan pada 17 April, Kepolisian Gangnam menangkap pria berinisial B di kediamannya setelah menerima laporan dari seorang BJ (penyiar internet perempuan). Penangkapan dilakukan sehari setelah kejadian yang dilaporkan.

Kasus ini bermula dari pertemuan antara pelaku dan korban melalui sistem “tiket kencan makan”, yaitu bentuk donasi dalam siaran langsung yang memungkinkan penggemar bertemu secara privat dengan penyiar. Pelaku dilaporkan membayar sekitar 3 juta won (Rp34,8) untuk kesempatan tersebut. Setelah makan dan minum bersama di sebuah restoran di Gangnam, pelaku diduga membawa korban ke rumahnya.

- Advertisement -

Korban menyatakan bahwa pelaku sebelumnya berjanji tidak akan melakukan kontak seksual. Namun, di lokasi, korban mengaku mengalami kontak fisik tanpa persetujuan hingga dugaan percobaan pemerkosaan. Ia menyebut telah beberapa kali menolak, tetapi diabaikan. Dalam kondisi terancam, korban melarikan diri ke kamar mandi dan menghubungi kenalan, yang kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Petugas datang dan menangkap pelaku di tempat.

Pelaku mengakui adanya kontak fisik, tetapi membantah adanya paksaan. Polisi saat ini masih menyelidiki kemungkinan perubahan pasal, termasuk terkait dugaan percobaan pemerkosaan, serta mempertimbangkan langkah hukum lanjutan.

Kasus ini semakin menjadi sorotan setelah sejumlah laporan media Korea menyebut pelaku dikenal sebagai anggota keluarga dari seorang member girl group populer. Informasi tersebut kemudian memicu spekulasi luas di komunitas online.

- Advertisement -

Netizen Korea mulai mengaitkan kasus ini dengan idol tertentu melalui berbagai petunjuk tidak langsung, seperti menyebut “anggota grup hitam-pink” atau “girl group beranggotakan empat orang.” Bahkan, sebagian pengguna menyebut nama secara langsung dan mengaitkannya dengan rumor lama.

Spekulasi tersebut kemudian menyebar secara global, termasuk di Indonesia, dengan narasi yang semakin mengarah pada dugaan bahwa pelaku adalah kakak Jisoo BLACKPINK.

Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum mengungkap identitas pelaku maupun mengonfirmasi adanya hubungan dengan selebritas mana pun. Karena itu, klaim yang beredar masih belum dapat diverifikasi.

Polisi menyatakan akan terus mendalami kasus ini berdasarkan keterangan korban dan pelaku untuk memastikan kronologi secara menyeluruh. Publik pun diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengingat kasus masih dalam proses hukum.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments