LayarHijau.com — Drama kolosal Tigers Sniff the Rose (尚公主) resmi tayang perdana pada Jumat malam (23/10). Drama yang dibintangi Meng Ziyi dan Li Yunrui, dua pemeran utama Blossom (九重紫), ini langsung menempati posisi teratas daftar pencarian populer. Namun, setelah empat episode pertama dirilis, tanggapan penonton terhadap alur cerita dan karakter utamanya terbelah tajam.
Menurut data yang beredar, indeks popularitas drama ini di platform penayang menembus angka 20.000 hanya dalam 10 menit setelah tayang. Dalam dua jam, angkanya naik hingga 24.000, dan puncak popularitas hari pertama mencapai 24.971. Angka itu menempatkan Tigers Sniff the Rose di jajaran atas drama yang tayang perdana pada 2026 di platform tersebut. Drama ini juga naik ke puncak daftar popularitas drama di Maoyan.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Nilai komersialnya ikut mencuri perhatian. Hanya dalam empat episode pertama, drama ini menggaet 24 iklan. Tmall bahkan menjadi sponsor utama lintas platform.
Dukungan juga mengalir dari lingkaran pertemanan para pemain. Lebih dari 30 rekan sesama artis, di antaranya Yang Yang dan Joseph Zeng, mengunggah pesan dukungan untuk drama ini.
Di sisi lain, adegan awal drama memantik perdebatan. Pada episode pertama, karakter Mu Wanyao yang diperankan Meng Ziyi digambarkan menyeret ayah Yan Shang dan menghancurkan isi rumah keluarga Yan. Sebagian netizen menilai perilaku itu arogan dan seperti bangsawan yang bertindak sewenang-wenang, sehingga membuat mereka enggan melanjutkan tontonan. Sebagian penonton juga menilai tiga episode awal berjalan lambat dengan banyak adegan gerak lambat. Penggemar novel aslinya pun punya pandangan beragam soal tingkat perubahan dalam adaptasi ini.
Meski begitu, pendukung drama ini memberi penilaian tinggi. Mereka menilai adu kecerdasan antara Meng Ziyi dan Li Yunrui terasa kuat, sementara lokasi syuting nyata serta kualitas kostum, riasan, dan properti dinilai layak. Sejumlah penggemar menyebut watak Mu Wanyao yang manja di awal cerita sengaja dibangun untuk memberi ruang bagi intrik politik dan perkembangan karakter di bagian berikutnya.
Memasuki episode keempat, alur utama berpindah ke Sheng’an dan jalur intrik politik mulai dibuka sepenuhnya, sehingga tempo cerita dinilai membaik. Kini perhatian penonton dan kalangan industri hiburan China tertuju pada apakah Tigers Sniff the Rose mampu membalikkan penilaian dan bertahan lewat reputasi jangka panjang.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


