Posted in

Studio Hengdian Sepi, Jumlah Drama China yang Diproduksi Turun Drastis pada Musim Panas 2026

Bagikan

LayarHijau.com – Hengdian biasanya menjadi salah satu pusat produksi drama China yang paling sibuk saat musim panas. Namun, situasi pada Agustus 2026 justru memperlihatkan pemandangan yang jauh berbeda. Kawasan produksi yang biasanya dipenuhi puluhan kru drama kini terlihat jauh lebih sepi, seiring menurunnya jumlah drama yang menjalani proses syuting.

Menurut laporan Sohu Entertainment, hanya 16 drama berdurasi panjang yang sedang menjalani produksi di Hengdian pada pertengahan Agustus 2026. Jumlah tersebut hanya sekitar sepertiga dari jumlah produksi yang biasanya memenuhi Hengdian pada puncak musim panas.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Pada tahun-tahun sebelumnya, musim panas merupakan periode tersibuk bagi Hengdian. Sekitar 30 hingga 40 tim produksi dapat menjalani syuting secara bersamaan. Lokasi populer seperti Qinwang Palace dan area wisata Along the River During the Qingming Festival bahkan harus dipesan berbulan-bulan sebelumnya.

Studio-studio juga biasanya beroperasi selama 24 jam, sementara jadwal syuting pemeran figuran dapat berlangsung hingga larut malam. Namun, kondisi tersebut tidak terlihat pada musim panas tahun ini. Tingkat studio yang kosong bahkan disebut mendekati 78 persen.

Drama yang Syuting di Hengdian Didominasi Produksi Skala Menengah

Penurunan aktivitas tersebut juga terlihat dari jenis drama yang sedang diproduksi. Sebagian besar proyek yang saat ini menjalani syuting merupakan drama kostum dengan biaya produksi menengah dan drama berlatar era Republik China, termasuk cerita detektif serta misteri ringan.

Beberapa drama yang sedang diproduksi antara lain Mr. Zhenhe (《镇河先生》) dan Strange Tales of Shendu (《神都怪谈录》), serta The Laughing Detective in Taiping Town (《笑探太平镇》). Sebagian besar proyek tersebut memiliki jumlah episode tidak lebih dari 24 episode, menunjukkan kecenderungan produksi yang lebih kecil dibandingkan proyek-proyek besar yang sebelumnya mendominasi Hengdian.

Sejumlah drama baru juga baru saja memulai produksi. The Young Lady Zhu (《祝姑娘》) dibintangi Chen Lijun dan Miles Wei Zheming, sementara Love in the Shell (《念相思》) memasangkan Hou Minghao dan Esther Yu.

Ada pula Bai Yao Pu (《百妖谱》) yang dibintangi Deng Wei dan Ai Mi, Record of the Wrong World (《错世录》) yang menampilkan Ao Ruipeng dan Zhang Miaoyi, serta Qia Feng Chun (《恰逢春》) yang dibintangi Deng Enxi dan Dong Sicheng.

Drama The Spoiled World (《被剧透的世界》) dibintangi Ren Hao dan Chen Yao, sedangkan The Last Princess (《公·主》) menampilkan Yao Chi dan Liu Xiening.

Tak Ada Lagi Pemandangan Syuting Puluhan Drama Besar Sekaligus

Yang paling mencolok dari daftar produksi tersebut adalah tidak adanya jajaran proyek dengan kombinasi IP besar dan deretan bintang papan atas seperti yang kerap terlihat pada periode sibuk tahun-tahun sebelumnya.

Dahulu, satu lokasi di Hengdian bahkan bisa diperebutkan oleh belasan kru dalam satu hari. Kini, kru-kru produksi terlihat lebih tersebar di berbagai lokasi dengan suasana yang jauh lebih lengang.

Penurunan jumlah produksi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa industri drama China sedang memasuki periode penyesuaian. Setelah sebelumnya mengandalkan volume produksi yang tinggi, jumlah proyek yang masuk ke tahap syuting kini mengalami penurunan.

Investasi Menyusut, Industri Drama China Mulai Lebih Selektif

Salah satu faktor utama di balik perubahan tersebut adalah menyusutnya investasi di industri drama. Platform video China kini semakin ketat dalam mengatur anggaran konten dan memangkas sejumlah proyek skala kecil maupun proyek yang dinilai tidak terlalu penting untuk diproduksi.

Pada saat yang sama, perkembangan teknologi AI dalam produksi short drama juga mulai memberikan tekanan baru terhadap industri. Kemampuan AI yang semakin matang membuat biaya produksi drama pendek berbasis teknologi tersebut semakin rendah, sehingga ikut merebut perhatian pasar dari short drama yang diproduksi dengan pemain dan kru manusia.

Dengan demikian, sepinya Hengdian tidak hanya menunjukkan berkurangnya aktivitas di salah satu pusat produksi drama terbesar China, tetapi juga mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam industri.

Meski terlihat mengkhawatirkan, kondisi ini tidak selalu berarti sesuatu yang buruk. Berkurangnya jumlah proyek dapat menjadi bagian dari proses industri dalam mengurangi produksi yang berlebihan dan proyek-proyek berkualitas rendah.

Jika sebelumnya jumlah produksi menjadi salah satu ukuran kesibukan Hengdian, industri kini tampaknya mulai bergerak ke arah yang lebih selektif. Ketika proyek-proyek yang hanya mengejar kuantitas mulai tersingkir, sumber daya produksi berpotensi lebih banyak diarahkan kepada drama yang memiliki kualitas dan daya tarik lebih kuat.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Sources0
Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *