Posted in

Ending The Lament of Autumn Beda dari Novel, Netizen Tiongkok Puji Perubahan Nasib Tiga Tokoh Utama

Bagikan

LayarHijau.com — Drama era Republik Tiongkok The Lament of Autumn (玉簟秋) tamat pada 1 November 2026 dengan akhir yang menyedihkan (bad ending, BE). Cheng Lei, pemeran Yu Changxuan, gugur di medan perang, sementara istrinya, Ye Pingjun yang diperankan Xu Ruohan, hidup bersama putra mereka dalam kenangan akan sang suami. Menurut laporan media Taiwan Upmedia, akhir cerita ini sangat berbeda dari novel asli karya penulis Ling Xi dan menuai pujian luas di internet Tiongkok.

PERINGATAN SPOILER: Artikel ini membocorkan akhir cerita The Lament of Autumn, termasuk kematian tokoh utama pria, nasib tokoh-tokoh lain di tiga episode terakhir, serta isi akhir novel aslinya. Jika belum menamatkan drama ini, sebaiknya berhenti membaca di sini.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Perubahan terjadi pada tiga tokoh sekaligus: Ye Pingjun, Yu Changxuan, dan Jiang Xueting, mantan tunangan Ye Pingjun yang diperankan Liu Dongqin.

Ye Pingjun: dari gangguan jiwa menjadi berkumpul kembali dengan anak

Di tiga episode terakhir versi drama, Ye Pingjun diculik Jiang Xueting. Putranya dengan Yu Changxuan sudah lebih dulu diselamatkan keluarga suaminya. Ketika Jiang Xueting hendak memaksanya, Ye Pingjun menusuk pria itu dengan pisau. Menjelang ajal, Jiang Xueting membiarkannya pergi. Ye Pingjun akhirnya pulang dan berkumpul kembali dengan suami dan anaknya. Tak lama kemudian perang Tiongkok-Jepang pecah, Yu Changxuan gugur di medan perang, dan Ye Pingjun bersama putranya menjalani sisa hidup dengan kerinduan kepada sang suami.

Dalam novel, Yu Changxuan salah paham dan mengira Ye Pingjun sengaja menggugurkan kandungan, sehingga pasangan itu berpisah. Ye Pingjun kemudian diculik Jiang Xueting dan mengalami penyiksaan hingga mengalami gangguan jiwa, lalu diusir ke desa. Gerobak sapi sederhana yang membawanya keluar kota berpapasan dengan rombongan pengantin Yu Changxuan yang sedang menikahi istri baru, sebuah akhir yang sangat memilukan.

Yu Changxuan: dari menikah lagi menjadi gugur sebagai pejuang

Di drama, Yu Changxuan menjaga putranya sampai Ye Pingjun kembali. Setelah keluarga itu berkumpul, ia memilih berpamitan kepada istrinya dan berangkat ke medan perang demi membela rakyat. Ia tewas di sana. Banyak penonton disebut terharu sekaligus menghormati semangat patriotismenya.

Di novel, Yu Changxuan justru tidak digambarkan memiliki semangat membela negara dan menjalani hidup yang mulus. Di bagian akhir ia menikahi perempuan lain, dan saat rombongan pengantinnya berpapasan dengan gerobak Ye Pingjun, ia tidak mengenali mantan istri yang pernah ia cintai.

Dalam bab tambahan (extra) novel, Yu Changxuan menjalin hubungan asmara dengan seorang pelajar perempuan. Belakangan ia mengetahui bahwa orang tua gadis itu adalah sahabat Ye Pingjun, lalu keliru mengira gadis tersebut adalah anak kandungnya bersama Ye Pingjun yang dulu dititipkan kepada sahabat itu. Untuk menutupi hal tersebut, ia membunuh orang tua si gadis beserta putra mereka. Di saat-saat terakhir, ia baru tahu bahwa anak laki-laki itu ternyata putranya sendiri bersama Ye Pingjun.

Jiang Xueting: dari mendapat balasan setimpal menjadi menebus dosa

Di drama, setelah ditusuk Ye Pingjun, Jiang Xueting menemukan kembali hati nuraninya. Meski terluka parah, ia tetap melepaskan Ye Pingjun. Diketahui ia sudah menyimpan niat gugur bersama pasukan Jepang untuk menebus kesalahannya, karena menyadari pos tentara Jepang yang ia setujui telah menewaskan ratusan rekan senegaranya.

Di novel, Jiang Xueting menyiksa Ye Pingjun hingga gangguan jiwa dan akhirnya mendapat balasan atas perbuatannya.

Reaksi netizen Tiongkok

Laporan tersebut menyebut ketiga perubahan alur ini mendapat sambutan sangat baik dan membuat The Lament of Autumn menuai ulasan positif di seluruh internet Tiongkok. Akhir yang menyedihkan itu juga disebut membuat banyak penonton menangis.

The Lament of Autumn dibintangi Cheng Lei dan Xu Ruohan dan diadaptasi dari novel karya Ling Xi dengan judul yang sama.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

SourcesUpmedia

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *