LayarHijau.com — Mangaka Jepang Kajimoto Reika membeli sendiri 1.000 eksemplar volume pertama komiknya demi mencegah serialnya dihentikan lebih awal. Ia mengunggah foto tumpukan kardus buku itu di akun resmi X komik Gansaku no Dai Juuban pada 2 November. Meski begitu, volume kedua tetap batal terbit dalam bentuk cetak.
Menurut Kajimoto, pembelian itu menelan biaya ¥880.000 (sekitar Rp99 juta) dan dibayar dengan cicilan 10 kali. Unggahan tersebut ramai dibahas warganet Jepang dan negara-negara Barat.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Gansaku no Dai Juuban terbit berseri di majalah komik remaja putri Mystery Bonita milik penerbit Akita Shoten. Ceritanya bergenre misteri dengan unsur yuri (romansa sesama perempuan), berpusat pada keaslian naskah Simfoni No. 10 karya Beethoven yang tidak rampung. Volume pertama dirilis pada 15 September 2026, tetapi penjualannya di bawah harapan.
Pada akhir September, Kajimoto mengumumkan serialnya akan tamat lebih cepat. Mulai volume kedua, komik ini hanya terbit dalam versi digital. Ia kemudian menambahkan bahwa penerbit telah menyetujui serial ini tamat di volume ketiga secara digital, dengan sisa delapan bab yang akan dimuat.
Kajimoto juga mengingatkan sesama mangaka agar tidak meniru langkahnya. Ia menyebut cara itu keputusan yang keliru dan meminta dirinya dijadikan contoh buruk. Ia mengaku nekat melakukannya dalam keadaan mabuk, karena komik ini berasal dari rencana cerita yang ia ajukan sendiri dan ia sangat ingin menamatkannya.
Menurut Kajimoto, 1.000 eksemplar adalah angka yang sangat kecil untuk karya seperti miliknya, yang pada pekan pertama penjualan bahkan tidak masuk peringkat penjualan toko buku (POS). Angka itu tidak cukup untuk meyakinkan penerbit. Ia menjelaskan satu judul komik baru dianggap impas oleh penerbit jika terjual lebih dari 3.000 eksemplar, dan itu pun belum tentu menghasilkan untung.
Ia bercanda bahwa satu-satunya manfaat pembelian itu adalah bisa menyebut diri sebagai pelanggan terbesar penerbit saat rapat, sehingga suasana pembahasan strategi penjualan dan pelunasan utang tidak terlalu tegang. Kajimoto menambahkan bahwa hubungan dengan editor penanggung jawab berbeda-beda pada setiap orang, dan meminta mangaka yang ingin tetap mendapat pekerjaan agar tidak menirunya.
Ia mengungkapkan penjualan nyata volume pertama kira-kira setara dengan penjualan tertinggi komik terbitan indie (doujinshi) miliknya. Menurutnya, yang lebih membantu daripada angka adalah pembaca yang menyatakan harapan terhadap karya ini dengan berbagai cara. Soal 1.000 buku itu, ia berencana membagikannya gratis sebagai bahan promosi lewat acara buku bertanda tangan saat volume kedua dirilis.
Di media sosial, sebagian warganet menilai langkah ini sama saja dengan menerbitkan buku atas biaya sendiri, dan membandingkannya dengan agen asuransi yang terdesak lalu membeli polis sendiri. Ada yang berpendapat uang ¥880.000 lebih efektif dipakai untuk memasang iklan sendiri, membayar promosi berbayar, atau memuat komik secara gratis di platform media sosial. Sebagian lain menilai penerbit justru makin enggan menerbitkan volume kedua, karena pembelian sendiri tidak menambah jumlah pembaca baru. Beberapa warganet Jepang juga mempertanyakan apakah praktik di balik layar semacam ini pantas diungkap ke publik dan apakah Akita Shoten mengizinkannya.
Di sisi lain, tidak sedikit warganet yang baru mengenal komik ini lewat kabar tersebut. Kajimoto mengatakan peristiwa ini tanpa sengaja memberi efek promosi, dan ia tidak menyesali keputusannya.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


