Home » Film » Berita » Inilah Adegan Mid Credit Wonder Woman: Bloodlines

Inilah Adegan Mid Credit Wonder Woman: Bloodlines

Ikuti kita di Google News. Donasi mulai dari Rp2.500 di sini

Terakhir diperbarui pada 04/11/2019 oleh Timotius Ari

Dalam Wonder Woman: Bloodlines, Diana of Themyscira memakai senjatanya, melawan beberapa penjahat setelah dalang misterius mengupgrade kekuatan mereka. Seiring berjalannya film, ternyata grup ini, Villainy Inc., dijalankan oleh Dr. Poison dan Dr. Cyber.

Galeri Video

Tapi, setelah Diana menyelamatkan Paradise Island dari serangan kelompok jahat ini dan senjata pemusnah massal mereka, Medusa, kebenaran soal dalang kejadian ini terungkap. Wonder Woman menyelidiki hal ini pada akhir film di luar kamera. Hal ini membawa film ke adegan mid-credit yang dimulai dengan suara perang untuk Themyscira. Wanita yang dia awalnya kira sebagai sekutunya ternyata adalah orang yang memakai segala cara untuk menghancurkan rakyatnya, tulis Screen Rant. Dia adalah Veronica Cale.

Di awal film, ibu Vanessa Kapatelis, Julia, seorang pegawai di Cale Pharmaceuticals, terbunuh setelah putrinya mencoba menjual informasi rahasia kepada Villainy Inc. Hal ini membuat Vanessa bergabung dengan kelompok itu untuk membalas dendam terhadap Diana yang dia salahkan untuk kematian Julia. Dia lalu menjadi Silver Swan. Diana meminta Veronica untuk menolongnya menemukan Themyscira menggunakan teknologi pembaca pikiran. Tapi setelah melumpuhkan Swan dia percaya begitu dia menemukan Paradise Island lagi, sinar cahaya penyembuh ungu di pulau itu bisa digunakan untuk menyembunyikan Swan, mantan temannya itu.

Veronica melakukannya, tapi Villainy Inc. menghack perusahaannya, memperoleh lokasi itu dan berperang melawan Paradise Island. Tapi dalam adegan mid-credit, terungkap jika hal ini bukanlah kebetulan. Ini semua merupakan bagian dari tipuan Veronica Cale.

Adegan dibuka dengan Diana membobol pintu Veronica dan melabraknya, karena dia melacak dana Villainy Inc. kembali kepada Veronica. Veronica tidak berpura-pura dan mengaku jika dia memimpin kelompok itu dari belakang karena dia ingin kelompok itu menyerbu Themyscira dan mencuri teknologi pulau itu untuk perusahaannya. Dia yang sebenarnya membunuh Julia dan merancang supaya Vanessa menjadi the Swan. Wanita berambut pirang itu juga mengungkap jika Villainy Inc. tidak mencuri teknologi nano untuk transformasi, dia malah memberikannya.

Diana menyatakan jika rencana itu malah menjadi bumerang karena Medusa membunuh Poison dan Cyber dalam aksi pengkhianatan. Dia lalu dipenggal oleh sang putri Amazon itu sebelum membuat kerusakan parah. Dengan kata lain, Veronica tidak memperoleh apapun dari rencana jahatnya. Tapi Veronica mengaku dia menang karena sekarang dia tahu lokasi Themyscira. Dia berencana menyerbu pulau itu lagi. 

Diana berkata jika wanita itu menyerbut Themyscira, maka pasukannya akan mendapat perlawanan sengit. Saat Diana berjalan pergi, Veronica berteriak jika semuanya ini belum selesai. 

Sekarang, Diana memiliki Lex Luthor versinya sendiri dalam wujud Veronica. Dengan teknologi perusahaannya ditambah penjahat seperti Giganta dan Cheetah, Themyscira seharusnya tidak meremehkannya. 

Wonder Woman: Bloodlines dibintangi oleh Rosario Dawson sebagai Wonder Woman, Jeffrey Donovan sebagai Steve Trevor, Adrienne Moore sebagai Etta Candy dan Marie Avgeropoulos sebagai Silver Swan. 

Dibaca 26 kali, 1 kunjungan hari ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top