Terakhir diperbarui pada 27/04/2021 oleh Timotius Ari
William Chan rupanya sangat populer di China daratan. Sekalipun dia tidak membintangi serial drama apapun selama dua tahun ini, kepopulerannya tidaklah berkurang. Baru-baru ini, dia menjadi topik pembicaraan masyarakat di dunia maya. Hal ini karena drama yang dia bintangi Dancing in the Storm The Dance of The Storm. Drama itu sudah selesai syuting pada 2018 tapi belum tayang hingga saat ini. Sekalipun demikian, drama William itu dikabarkan memperoleh 590 juta yuan dari studio produksi dan menarik perhatian stasiun TV serta layanan streaming di China yang ingin menayangkan drama itu.
Selesai syuting pada 2018, muncul pemberitaan jika drama itu akan segera tayang. Tapi penayangan drama itu ditunda beberapa kali hingga akhirnya tidak terdengar lagi kabarnya. Karena ditunda beberapa kali, kepopuleran drama itu diperkirakan akan menurun. Tapi rupanya tidaklah demikian karena masih banyak stasiun TV dan layanan streaming online yang tertarik menayangkannya.
Dalam laporan penghasilan Ciwen Media, perusahaan yang memproduksi drama itu, pada 2019 mereka memamerkan drama itu pada beberapa stasiun TV dan layanan streaming. Rupanya respon stasiun TV dan layanan streaming sangat baik dan akibatnya Ciwen Media berhasil memperoleh 590 juta yuan dari kesepakatan penayangan drama itu. Penghasilan dari kesepakatan penayangan itu dikatakan melebihi 50 persen penghasilan Ciwen Media dari bisnis film dan televisi lainnya.
Berkat drama ini, Ciwen Media dikatakan lepas dari masalah karena pada 2018 mereka terkena dampak dari lesunya penjualan film dan televisi. Jadi penghasilan yang mencapai hampir 600 juta yuan itu mampu menutupi kerugian perusahaan. Selain Dancing in the Storm, ada beberapa drama lain yang mereka produksi yang cukup sukses pada 2019. Drama-drama itu adalah Under the Power, Death Notify 3, The Glorious Era, dan 偵探語錄.
Ada alasan kenapa stasiun TV dan layanan streaming berminat membeli hak penayangan drama The Dance of The Storm. Pertama, drama itu dibintangi oleh William Chan dan Guli Nazha. Kedua bintang ini dianggap sebagai traffic star, istilah bintang dengan jumlah penggemar yang banyak. Jadi drama apapun yang dibintangi oleh bintang seperti ini, akan menarik penggemar mereka yang banyak untuk menonton. Selain itu, drama yang dibintangi bintang trafik juga akan menjadi bahan pembicaraan online.
Kedua, drama ini juga dibintangi para aktor veteran seperti Simon Yam dan Jiang Wenli. Jadi melihat bintang generasi baru beradu akting dengan para aktor veteran tentu akan menjadi hal yang menarik.
Ketiga, tema The Dance of The Storm dianggap menarik. Drama itu adalah drama perang mata-mata yang memiliki plot yang mengharuskan para penonton berpikir. Clark Li Jun Jie (William Chan) adalah pegawai di sebuah perusahaan keamanan data dan secara tidak sengaja menemukan rahasia besar perusahaannya. Selama investigasi, dia dijebak dan menjadi buronan. Dia terpaksa lari sembari berusaha menemukan kebenaran dan membersihkan namanya. Plot cerita seperti ini melibatkan adegan aksi, adu kepintaran di antara para karakternya dan lain-lain. Jadi akan ada banyak keseruan, kejutan dan ketegangan yang ditawarkan pada para penonton.
Tidak hanya layanan streaming dan stasiun TV yang antusias, para netizen di China juga mengungkapkan ekspektasi mereka yang tinggi terhadap drama itu. Mereka berkata mereka akan mendukung drama yang dibintangi William Chan dan Guli Nazha itu. Menurut informasi, drama ini akan tayang pada 2020 di iQiYi. Tapi belum ada informasi tentang tanggal pastinya. Jadi kita hanya bisa menunggu.
Sumber: HK01.com