Kepitingnya sudah dimakan dan The Dance of the Storm dibuat. Lantas apa hubungannya kepiting dengan The Dance of the Storm? Simak penjelasannya di bawah. Menurut informasi sumber dari dalam industri hiburan, 2016 merupakan tahun yang menjadi penanda perubahan besar dalam industri. Jumlah drama online yang diproduksi naik 196 persen year-on-year.
“Saat itu, pasar sedang dibanjiri dengan ide-ide kreatif dan banyak perusahaan produksi yang menguji genre-genre baru,” ungkap Gao Feng, seorang produser veteran dengan Ciwen Media yang dikenal untuk drama seperti Journey to the West dan Princess Agents.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Di sinilah si kepiting muncul. Gao mengingat jika dia ingin menjadi orang pertama yang makan kepiting, sebuah peribahasa di China yang menggambarkan orang-orang yang berani mencoba hal yang baru tapi berisiko. Gao dan rekan lamanya, penulis naskah, An Zhiyong mencoba peruntungan mereka tahun itu.
Ciwen Media membeli hak cipta untuk drama mata-mata populer Korea Selatan, Iris. Mereka berencana mengadaptasi sebuah kisah tentang mata-mata China yang menyelamatkan dunia. Hasilnya? The Dance of The Storm.
Selanjutnya–>
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


