in ,

SukaSuka

Penulis Naskah Drama Love Scenery Bahas Cerita Cinta

Dukung kemajuan Layar Hijau dengan memberikan donasi di sini. Informasi lebih lanjut, bisa dibaca di sini.

Galeri Video

Drama Love Scenery tamat pada hari ini, Sabtu (1/5) untuk para member VIP di WeTV Indonesia. Sejak tayang drama ini memiliki jumlah tonton yang tinggi dan berhasil memikat hati para penonton. Perasaan para penonton kadang campur aduk saat menonton drama ini. Ada rasa manis, gembira, baper, sedih dan berbagai macam rasa lainnya yang sulit dijelaskan. Beberapa penonton mungkin juga mengenang kisah cinta mereka semasa  kuliah dulu saat melihat kisah cinta Lu Jing dan Liang Chen.

Ada beberapa adegan dan dialog dalam Love Scenery yang sangat populer dan sangat berkesan di hati para penonton di China. Rupanya tim penulis naskah menghabiskan waktu satu setengah tahun untuk merancang cerita untuk drama ini. Mereka juga berulang kali berusaha menyempurnakan naskah drama itu kata demi kata. Sekalipun naskah yang sempurna itu mustahil dihasilkan oleh manusia yang tidak sempurna dan drama ini tentu memiliki beberapa kelemahan. Tapi bila dilihat dari respon para penonton, paling tidak kita bisa menyimpulkan kalau Love Scenery adalah drama yang bagus.

Salah satu tim penulis naskah, Xu Mengjia membahas drama itu dalam wawancaranya dengan GMW.cn. “Saya pikir usia itu hanyalah konsep eksternal. Yang semua orang sukai dari Lu Jing sebagai seorang mahasiswa adalah dia polos, penuh hasrat, kuat dan penurut. Sedang di sisi lain, Liang Chen, yang berusia lebih tua, memiliki karir yang  sukses, independen dan percaya diri, berani mencintai dan berani membenci. Jadi intinya, yang para penonton sukai adalah kemurnian dan kesetaraan dalam cinta, dan karir. Lagipula, hanya dua orang dengan kepribadian yang mandiri, yang bisa memiliki cinta yang sehat dan bertahan lama, berbeda jika salah satunya terlalu bergantung pada yang lain,” ujar Xu Mengjia.

Ada banyak adegan terkenal dalam drama ini. Salah satu adegan yang paling ditunggu dari drama itu adalah adegan ciuman di sofa seperti yang terlihat dalam video di balik layar yang berdurasi lima menit. Lantas bagaimana adegan dan dialog-dialog terkenal itu dibuat?

Xu Mengjia berkata jika yang paling berjasa dalam menciptakan adegan dan dialog terkenal dalam drama ini adalah penulis novel aslinya. Rupanya ada banyak adegan populer dalam drama itu berasal dari novel aslinya. “Kami hanya berusaha terbaik yang kami bisa untuk mengadaptasinya. Misalnya ciuman di sofa, saya pikir itu wajar hingga para karakter kita ingin melakukannya. Saat menulisnya, kami membayangkan apa yang akan terjadi jika hal itu terjadi pada kami. Kami sebenarnya berencana membuat adegan itu berlanjut ke tahap yang lebih jauh, tapi masih merasa jika itu terlalu cepat. Makan terlalu banyak gula bisa membuat kita sakit, jadi kami memutuskan Lu Jing menahan diri dan mundur,” terang Mengjia.

Tidak ingin ketinggalan informasi terbaru tentang drama, anime, game dan film favorit kalian? Ikuti Layar Hijau di Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube. Dukung kami dengan memberi donasi.

Katakan tidak pada plagiarisme. Ingin mengutip isi artikel ini sebagai sumber atau bahan video atau artikel? Jadilah sosok manusia yang bertanggung jawab dengan mencantumkan Layar Hijau sebagai sumber. Lebih baik lagi jika kalian memberikan link aktif ke Layar Hijau.

One Comment

Leave a Reply

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

The Romance of Tiger and Rose Season 2: Zhao Lusi dan Ding Yuxi Diganti?

The Long Ballad: Zhao Lusi & Liu Yuning Raih Popularitas Lebih Besar Dibanding Dilraba & Wu Lei