Perusahaan pengembang video game Valve secara mengejutkan mengumumkan secara resmi peluncuran Steam Deck, yaitu sebuah perangkar portable yang dijanjikan bisa memainkan seluruh library game yang ada di Steam, seperti dilansir dari theverge, Jumat (16/07).
Jelas kehadiran Steam Deck langsung dibandingkan dengan perangkat konsol lain yang menjadi pesaingnya langsung seperti Nintendo Switch, bahkan Xbox Series X/S, hingga PlayStation 5.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Didukung oleh Processor AMD Zen 2 quad-core dengan delapan-thread dengan kombinasi GPU AMD RDNA 2 ditambah lagi dengan RAM LPDDR5 16GB, di atas kertas Steam Deck jauh lebih kuat dari Switch yang hanya dibekali chipset Tegra X1 Nvidia, dengan prosesor berbasis Arm yang sudah berusia lebih dari empat tahun.
CPU AMD Zen 2 Steam Deck dan GPU RDNA 2 sendiri adalah arsitektur yang juga muncul di PS5 dan Xbox Series X, tak heran dalam sebuah pameran perangkat gaming buatan Valve tersebut bisa dengan mudah memainkan game seperti Control, Jedi: Fallen Order atau No Man’s Sky yang mustahil bisa dimainkan diperangkat hand-handled sebelumnya.
Meskipun Steam Deck bisa dibilang mengambil pasar yang berbeda dengan Nintendo Switch, publik selalu membandingkannya dengan Switch karena kemiripannya secara desain. Hanya saja Steam Deck mempunyai kontroler yang menyatu dengan perangkat dan mempunyai trackpad di kedua sisi.
Jika dibandingkan dengan Switch terbaru versi OLED, Nintendo jelas menang dalam masa pakai baterai, dengan 4,5 hingga 9 jam sedangkan Steam Deck hanya mampu bertahan 2 hingga 8 jam saja, namun semua masih tergantung game apa yang sedang dimainkan karena mempunyai beban yang berbeda. Selain itu Switch juga mempunyai berat yang jauh lebih ringan daripada perangkat portabel buatan Valve. Switch mempunyai berat 0,93 pon sedangkan Steam Deck 1,47 pon.
Namun, memilih antara harga Switch OLED dan Steam Deck yang sama-sama berada di range 5 Jutaan Rupiah (Switch OLED $349 dan Steam Deck mulai $399), akhirnya semua akan bergantung pada preferensi game apa yang ingin pemain pilih.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


