Terakhir diperbarui pada 08/09/2021 oleh Timotius Ari
Bagaimana selebritis Hong Kong dan Taiwan memandang kebijakan Satu China selama ini menjadi topik kontroversial bagi para netizen di China. Terlebih lagi saat ini Pemerintah China memberlakukan batasan baru pada selebritis dengan kewarganegaraan asing yang bekerja di China daratan.
Dan bintang manapun yang pernah menyatakan pandangan atau berkata apapun yang terdengar seolah mereka beranggapan jika Taiwan atau Hong Kong terpisah dari China akan memicu kemarahan para netizen di China.
[taxopress_relatedposts id=”1″]Itulah yang terjadi pada Dee Hsu dan Jolin Tsai. Selebritis terakhir yang berada dalam masalah adalah artis Taiwan Janine Chang yang berusia 39 tahun. Semuanya ini karena thesis yang dia tulis pada 2010 untuk memperoleh gelar master dalam jurusan ekonomi industri di Taiwan’s National Central University.
Jadi dia terkena masalah untuk apa yang dia tulis 11 tahun yang lalu. Topik dari thesisnya adalah masalah terkait manajemen artis di negaranya. Para netizen beranggapan saat Janine menulis di negara saya, yang dimaksud adalah Taiwan. Jadi mereka beranggapan jika Janine menyebut Taiwan sebagai negaranya.
Bagaimana para netizen ini bisa memperoleh thesis Janine belum diketahui. Alasan mereka membaca thesis itu juga belum diketahui. Tapi mereka memakai thesis itu sebagai bukti jika Janine pro kemerdekaan Taiwan.
Mereka juga membahas wawancara Janine di masa lalu, di mana dia membandingkan lingkungan kerja di daratan utama dan Taiwan. “Saat itu saya menyadari jika Taiwan harusnya tidak ketinggalan. Saya merasa kita perlu menunjukkan jika kita juga profesional,” ujar Janine saat itu.
Para netizen beranggapan jika pernyataan Janine berarti dia berpikir jika Taiwan dan China adalah dua negara terpisah. Hal ini membuat mereka menuduhnya mengkhianati China sambil memperoleh uang dari membintangi drama-drama di negara itu.
Setelah skandal ini muncul, Janine dikabarkan dihapus dari daftar pemain drama The Psychologist. Beberapa orang juga percaya jika dia berada di ambang boikot oleh China.
Studio Janine menanggapi hal ini dengan pernyataan yang dirilis pada 6 September. Mereka menyebut rumor-rumor ini tidak berdasar dan tidak bisa dipercaya.
“Janine Chang bukanlah pro kemerdekaan Taiwan. Dia selalu menganggap dirinya sebagai orang China,” tulis pernyataan studio itu.
Artis itu juga mengunggah status di Weibo pribadinya dengan pernyataan,” Dalam sejarah karir akting saya, saya sudah bertemu dengan para senior yang terhormat dari daratan China, Taiwan, Hongkong dan Makau. Saya menyukai akting, yang saya anggap sebagai karir saya. Kita adalah orang China dari manapun asal kita. Saya tidak pro kemerdekaan Taiwan.”
Sumber: Today Online