Home » Serial TV » Berita » Novel Fireworks of My Heart Dituduh Menjiplak Novel Lain, Sang Penulis Tanggapi Tuduhan Itu

Novel Fireworks of My Heart Dituduh Menjiplak Novel Lain, Sang Penulis Tanggapi Tuduhan Itu

Ikuti kita di Google News. Donasi mulai dari Rp2.500 di sini

Terakhir diperbarui pada 22/07/2023 oleh Timotius Ari

LayarHijau.com—Pada 17 Juli, penulis novel “A City, Waiting for You” yang diangkat ke dalam drama Fireworks of My Heart, Jiu Yuexi menulis postingan panjang menanggapi tuduhan plagiat yang dilontarkan oleh penulis novel Shen Nanqiao.

Galeri Video

“Saya tidak melakukan plagiat, dan saya tidak membaca novel dari pihak lain,” tulisnya. Saat ini drama Fireworks of My Heart sedang tayang dan dibintangi oleh Yang Yang, Wang Churan, Wang Yanlin, Wei Daxun dan lain-lain.

Pada 16 Juli, penulis novel Shen Nanqiao memposting tuduhannya jika novel A City, Waiting for You menjiplak novelnya. Terutama dalam setting cerita hubungan antar saudara angkat. Novel itu dituduh menjiplak novel Shen Nanqiao, I’m Only Afraid I Love You yang diterbitkan pada 2013. Dalam postingan itu, dia memberikan perbandingan yang jelas dalam bagian-bagian yang dituduh menjiplak.

Di antaranya adalah latar belakang dan kepribadian karakter pria dan wanita yang merupakan saudara angkat itu sangat mirip. Menanggapi hal ini, Jiu Yuexi menjawab:” Tulisan perbandingan pihak lain sangat asal-asalan, ceroboh dan tidak bertanggung jawab. Anda dipersilakan menggunakan senjata hukum untuk mempertahankan hak-hak Anda secara sah, dan saya yakin hukum akan memberikan jawaban yang adil.”

Jiu Yuexi dulunya memakai nama Zhou Yan. Dia adalah penulis Jinjiang Literature Network. Beberapa novel karyanya adalah Dear Archimedes, You Are So Beautiful, You Are More Beautiful than Beijing, White Olive Tree dan lain-lain.

Jiu Yuexi dikatakan telah membeli 11 hak IP untuk pembuatan film dan drama. Pada 2019, novel Jiu berjudul You Are So Beautiful diangkat ke dalam film berjudul Better Days yang dibintangi oleh Zhou Dongyu dan Yi Yanqianxi.

Namun novel itu dituduh netizen menjiplak novel misteri karya penulis jepang, Keigo Higashino, White Night Walk dan Devotion of Suspect X. Oleh karena itu banyak netizen memboikot novelnya.

Ini bukanlah kasus plagiat pertama yang dituduhkan pada Jiu Yuexi. Pada 2013, setelah penerbitan novel Dear Archimedes, seorang netizen menuduhnya menjiplak novel Sherlock. Dia merasa karakter dalam kedua novel itu sangat mirip. Jiu sendiri mengaku jika Sherlock memberinya banyak inspirasi saat menulis Dear Archimedes.

Pada 2016, beberapa novel Jiu Yuexi yang dituding menjiplak karya penulis Ding Mo, dan kedua belah pihak memulai perang tarik-menarik yang berlangsung lama. Pada akhirnya, pejabat Jinjiang turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut, dengan mengklaim bahwa Jiu Yuexi mengadopsi atau terinspirasi oleh elemen atau tema yang umum atau populer dari karya lain. Jadi Jiu tidak melakukan plagiat dalam kasus ini. Tapi penulis Ding Mo dan para penggemarnya merasa sangat tidak puas dengan keputusan ini.

Dari deretan tuduhan plagiat itu, hanya satu kasus yang berhasil sampai ke meja hijau. Kasus itu adalah kasus plagiat novel Little South Wind. Para Maret 2022, penulis Zu Zhan memposting di media sosial jika kasus hukum melawan Jiu Yuexi karena pelanggaran hak cipta karya novelnya Hug You Across Time dan Little South Wind telah diajukan ke pengadilan.

Kabarnya kasus itu adalah kasus pertama sejak didirikan organisasi Anti-Plagiarism Fund didirikan oleh Zhuang Yu pada 2021. Kasus itu diajukan lima tahun setelah penulis Zu Zhan memperoleh pemberitahuan dari salah seorang pembaca jika novel Hug You Across Time karya Jiu diduga menjiplak Little South Wind.

Sumber: ycwb.com

Dibaca 67 kali, 1 kunjungan hari ini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top