Setelah Ending Drama Love in Pavilion, Penonton Menangis Bahagia di Episode Ekstra

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com–Drama kostum romantis Love in Pavilion, yang dibintangi oleh Liu Shishi dan Zhang Yunlong, akhirnya resmi tamat. Drama yang telah menjadi sorotan selama dua tahun berturut-turut ini juga menghadirkan jajaran bintang populer seperti Ding Yuxi, Meng Ziyi, Zhang Ruonan, dan Hou Minghao. Episode terakhirnya yang emosional membuat netizen banjir air mata, terutama karena kisah cinta tragis yang berakhir menyedihkan.

Dalam episode finale, karakter utama wanita Dongfang Huaizhu (Liu Shishi) akhirnya menikah dan melahirkan anak dari pria yang dicintainya, Wang Quan Hongye (Zhang Yunlong). Namun, karena luka berat yang diderita saat pertempuran dan kekuatan spiritualnya yang telah habis, Huaizhu meninggal dalam pelukan suaminya tak lama setelah melahirkan. Sebelum menghembuskan napas terakhir, ia sempat menangis dengan mata memerah dan memohon agar Hongye terus menjalani hidup demi anak mereka, Wang Quan Fugui. Adegan tersebut membuat hati para penonton hancur.

Yang membuat kisah semakin menyedihkan adalah kenyataan bahwa dari delapan anggota kelompok “Masked Group”, enam di antaranya tewas dalam pertarungan sengit melawan penjahat utama Black Fox. Bahkan karakter yang diperankan Ding Yuxi juga tewas tragis setelah ditikam oleh karakter Meng Ziyi, yang berubah menjadi antagonis.

- Advertisement -

Di luar layar, Liu Shishi, Zhang Yunlong, Wu Xuanyi, dan Zhai Xiaowen mengadakan siaran langsung untuk menonton episode terakhir bersama penggemar. Sebelumnya, Zhang Yunlong sempat bercanda, “Kalau nanti sedih, aku minum aja.” Namun saat menonton, keempatnya justru ikut menangis bersama para penonton. Momen mereka tertunduk sambil mengusap air mata viral di media sosial, dengan netizen bercanda, “Kalian niatnya nemenin nonton atau nangis bareng?”

Dalam video di balik layar, Zhang Yunlong mengungkapkan bahwa saat syuting adegan kematian Huaizhu, ia tiba-tiba teringat kalimat, “Aku tak ingin mengubah dunia lagi. Aku mengaku salah. Tolong kembalikan Huaizhu padaku, boleh?” Ucapan ini membuat Liu Shishi langsung menangis dalam wawancara tersebut. Zhang pun hanya bisa menenangkannya dengan lembut, menunjukkan betapa mendalamnya keterikatan mereka pada karakter masing-masing.

Namun, kabar baik datang dari tim produksi yang menghadirkan episode ekstra sebagai penutup manis bagi penggemar, tulis Upmedia. Dalam episode spesial ini, Huaizhu dan Hongye dipertemukan kembali di tengah hutan bambu. Huaizhu membawa payung kertas dan senjata bambu hijau, sementara Hongye membawa pedangnya. Mereka duduk minum teh bersama, dan Hongye dengan lembut memetik daun bambu dari kepala Huaizhu sebelum memeluknya dari belakang. Adegan ditutup dengan simbol kedua senjata magis mereka yang disatukan, menandakan cinta abadi mereka.

- Advertisement -

Episode tambahan ini membuat banyak penonton kembali menangis — kali ini bukan karena sedih, tapi karena haru dan kebahagiaan. Setelah perpisahan menyakitkan di episode akhir, pertemuan kembali yang penuh ketenangan dan kasih sayang ini menjadi pelipur lara yang sangat ditunggu-tunggu.

Love in Pavilion berhasil menghadirkan drama yang tak hanya penuh aksi dan intrik, tetapi juga cinta yang tulus, pengorbanan, dan akhir yang menyentuh hati. Tidak heran jika drama ini menjadi salah satu tontonan paling berkesan dalam beberapa tahun terakhir.

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments