LayarHijau.com – Yasal, cosplayer cantik asal Korea Selatan, menjadi pusat perhatian dalam ajang budaya pop Bilibili World 2025 yang digelar di Shanghai. Ia hadir mewakili game mobile asal Korea Selatan, Brown Dust 2, dengan mengenakan kostum karakter yang langsung menarik banyak mata—terutama karena tampilannya yang dianggap seksi dan sangat mencolok di antara cosplayer lainnya.
Yasal bukan nama asing di dunia cosplay internasional. Ia dikenal lewat tampilan cosplay yang detail, akurat, dan visual yang memukau. Di Instagram, ia memiliki lebih dari 140 ribu pengikut, sementara di platform X (sebelumnya Twitter), jumlah pengikutnya kini telah melampaui 400 ribu. Ia rutin tampil di berbagai acara besar di Korea Selatan dan Asia, termasuk Anime Expo dan Comic World.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Namun kali ini, sorotan terhadapnya bukan hanya soal kualitas cosplay. Sejumlah media hiburan Tiongkok seperti Sina Tech, 17173, dan Gamersky melaporkan bahwa beberapa cosplayer lokal diduga mengeluhkan penampilannya yang dianggap terlalu terbuka dan sugestif. Mereka menilai tampilannya tidak pantas di hadapan pengunjung remaja dan anak-anak yang juga hadir dalam event tersebut.
Laporan-laporan itu menyebut bahwa setelah munculnya keluhan, Yasal tidak lagi tampil dengan kostum cosplay di hari berikutnya. Ia tetap hadir di booth Brown Dust 2, namun hanya mengenakan pakaian kasual berupa kaos, sambil menyapa pengunjung dan membantu promosi.
Meski isu ini ramai dibicarakan, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak penyelenggara Bilibili World yang mengonfirmasi apakah mereka memang menerima pengaduan atau mengambil tindakan resmi terhadap Yasal. Semua pemberitaan masih bersumber dari keterangan tidak resmi dan dugaan yang beredar di komunitas cosplay dan media sosial.
Yasal sendiri menanggapi situasi ini lewat unggahan di akun X miliknya, dalam bahasa Mandarin:
“Terima kasih banyak atas dukungan dan cinta kalian. Namun mohon jangan lagi menyebut cosplayer kami maupun cosplayer lain. Kami hanya ingin semua orang membawa pulang kenangan indah dari acara yang menyenangkan ini.”
Pernyataan tersebut dianggap sebagian penggemar sebagai upaya untuk menenangkan suasana dan menghindari konflik terbuka di antara sesama cosplayer. Sementara itu, di media sosial Tiongkok, banyak warganet yang membela Yasal. Mereka menilai insiden ini lebih disebabkan oleh rasa iri karena Yasal mendapat perhatian jauh lebih besar dibanding cosplayer lokal.
Kasus ini kembali membuka perdebatan lama dalam dunia cosplay—tentang batas kebebasan berekspresi, standar kesopanan di ruang publik, dan apakah kostum karakter yang berasal dari game dewasa tetap bisa ditampilkan di acara dengan audiens umum.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


