Posted in

Setelah Livestreaming Bahas Agensinya, Zhao Lusi Tambah 280 Ribu Penggemar dalam Sehari, Topi dan Gaun yang Dipakainya Langsung Ludes Terjual

Bagikan

LayarHijau.com – Zhao Lusi kembali menjadi sorotan usai tampil tanpa makeup dalam dua sesi livestream pada 3 Agustus. Tanpa filter dan tanpa fitur donasi aktif, sang aktris tampil apa adanya di depan kamera dan langsung menyita perhatian. Dalam suasana santai, ia berbicara tentang kehidupannya, berat badannya yang kini 80 jin (sekitar 48 kilogram), serta keinginannya untuk kembali syuting. Namun di tengah obrolan ringan itu, ia juga menyinggung konflik yang sedang dihadapinya dengan agensi Galaxy Cool Entertainment (银河酷娛), dan secara terbuka mengutarakan keinginannya untuk mundur dari industri hiburan.

“Kalau semua gagal, aku buka warung mie aja,” ucapnya sambil tersenyum. Ucapan santai itu justru makin memperkuat simpati publik terhadapnya.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Livestream Zhao Lusi langsung meledak. Siaran pertamanya ditonton lebih dari 25 juta kali, dan hanya dalam sehari, jumlah pengikutnya bertambah sebanyak 280 ribu akun. Gaya busananya pun langsung jadi tren. Topi baseball merah dari moonmoi yang ia kenakan (seharga 239 yuan atau sekitar Rp990 ribu) serta gaun merah dari brand AAAD (579 yuan atau sekitar Rp2,4 juta) langsung habis terjual. Bahkan perhiasan, tas, hingga pakaian anjing peliharaannya serta makanan yang ia santap dalam livestream—seperti mie dan mantou—ikut diburu netizen. Fenomena ini kembali membuktikan bahwa daya jual Zhao Lusi tetap sangat kuat, bahkan saat ia berada di tengah konflik serius, tulis Upmedia.

Dalam livestream itu, Zhao Lusi juga menegaskan bahwa dirinya tidak sedang “gila” dan tidak menolak membayar penalti pemutusan kontrak, namun merasa frustrasi karena terus diabaikan oleh pihak agensi. Ia menyebut sudah menyampaikan niat baik, tapi selalu ditanggapi dengan dingin. Sikap dan kejujurannya ini membuat publik berspekulasi bahwa ia sudah benar-benar ingin lepas dari agensi yang menaunginya selama ini.

Satu hari sebelumnya, tepatnya pada malam 2 Agustus, Zhao Lusi mengunggah pernyataan panjang di Weibo yang menuduh Galaxy Cool telah membubarkan kru drama The Lover (恋人) secara sepihak saat ia sedang jatuh sakit akibat afasia dan depresi berat pada Desember 2024. Drama itu akhirnya batal produksi, namun perusahaan disebut-sebut memaksa Zhao menanggung semua kerugian sebesar 2,05 juta yuan (sekitar Rp9 miliar) langsung dari dana studio pribadinya—tanpa persetujuan atau pemberitahuan.

Tak hanya itu, Zhao juga menuduh pihak agensi merebut kendali atas operasional studionya, serta mengancam akan mem-blacklist dirinya ketika ia mengajukan pemutusan kontrak. Padahal, kontraknya dengan Galaxy Cool baru akan berakhir tahun 2030. Jika keluar lebih awal, ia terancam membayar penalti hingga 1,6 miliar yuan (sekitar Rp3,3 triliun).

Pihak Galaxy Cool Entertainment akhirnya buka suara pada 3 Agustus, menyatakan bahwa mereka tidak pernah melanggar hukum atau kontrak, dan menyerukan penyelesaian secara damai melalui negosiasi. Mereka juga menyayangkan langkah Zhao Lusi yang dianggap menyebarkan pernyataan “kabur” di media sosial yang bisa menyesatkan publik.

Namun tanggapan itu justru memicu respons keras dari Zhao. Ia membalas dengan tiga unggahan beruntun, menyindir keras pihak manajemen. “Sebesar ini perusahaannya, ada satu pun yang kirim aku pesan?” tulisnya, merujuk pada minimnya komunikasi dari para petinggi agensi. Ia bahkan menyebut langsung nama CEO Galaxy Cool, Xu Zhe, dan menyatakan bahwa saat ia menjalani pengobatan dan terapi oksigen, sang CEO malah berlibur ski di Hokkaido.

Zhao mengaku memiliki banyak rekaman dan bukti, dan mempersilakan pihak agensi untuk membawa kasus ini ke jalur hukum jika mereka mau. Meski begitu, ia pribadi enggan terus terlibat konflik: “Aku sudah menghabiskan 10 tahun masa mudaku di perusahaan ini. Aku tak ingin terus menguras diriku.”

Respons publik terhadap keberaniannya sangat besar. Banyak yang mendesaknya menempuh jalur hukum, sementara yang lain menyatakan dukungan penuh apa pun pilihan karier Zhao ke depan—baik tetap berakting, membuka bisnis, atau sekadar hidup tenang jauh dari sorotan.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Sources0
Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *