LayarHijau – Tahun 2025 menandai momen penting bagi aplikasi mobile di Asia, terutama bagi penggemar drama pendek. Google Play baru saja mengumumkan Best of 2025 Awards, menyoroti aplikasi dan game paling kreatif dan inspiratif sepanjang tahun. Dari total pemenang global, hampir tiga perempat (74%) berasal dari kawasan Asia-Pasifik, menegaskan dominasi inovasi regional.
Di Indonesia, aplikasi streaming drama pendek seperti Melolo dan DramaWave tengah melejit dan berhasil masuk kategori Top Trending di Google Play Indonesia. Popularitas mereka mencerminkan tingginya permintaan masyarakat akan hiburan mobile-first yang cepat, ringan, dan emosional.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Melolo menawarkan pengalaman menonton gratis dengan sistem koin yang bisa dikumpulkan melalui check-in atau menonton, yang kemudian dapat ditukar menjadi saldo digital, menjadikannya lebih dari sekadar hiburan tetapi juga bentuk micro-ekonomi pengguna.
DramaWave menonjol karena katalog sangat besar — lebih dari 30.000 episode singkat berdurasi 1–5 menit — dengan video vertikal, subtitle multibahasa, interaksi komentar real-time, serta opsi berlangganan untuk menonton tanpa iklan dan mengunduh konten offline. Kombinasi ini membuat kedua aplikasi berbeda dari platform sejenis dan menarik perhatian pengguna muda yang menginginkan cerita singkat namun tetap kaya emosional.

Fenomena drama pendek ini sebenarnya sudah menjadi tren besar di China, negara asal banyak micro-drama populer. Menurut laporan industri Short Drama 2025H1 dari DataEye, hampir 70% pengguna internet di China menonton drama pendek, dengan rata-rata durasi konsumsi harian sekitar 101 menit. Pasar micro-drama di China diperkirakan bernilai puluhan miliar yuan, didominasi model bisnis berbasis iklan, namun tetap menawarkan konten berkualitas tinggi dan interaktif. Tren ini menunjukkan bagaimana micro-drama menjadi bagian penting dari gaya hidup digital masyarakat China.
Di Indonesia, tren serupa mulai terlihat. Berdasarkan Indonesia Millennial & Gen Z Report dari IDN Research Institute, 61% Millennial dan Gen Z menonton micro-drama hampir setiap hari atau beberapa kali seminggu. Format yang singkat, mobile-first, dan emosional membuat micro-drama ideal dikonsumsi saat jeda aktivitas atau scrolling, sekaligus menjadi sarana pelarian emosional bagi sebagian pengguna muda.
Selain Melolo dan DramaWave, inovasi lokal juga terlihat pada aplikasi lain. Cotton Match – Match 3 Game dari Wisageni Studio memenangkan penghargaan Best Made in Indonesia berkat penggabungan motif kain tenun tradisional di gameplay puzzlenya. Sementara itu, aplikasi seperti Paxel, Riliv, dan Finku meraih penghargaan di kategori utilitas, kesehatan mental, dan keuangan, menunjukkan bahwa kreator lokal tidak hanya fokus pada hiburan, tapi juga solusi digital yang memberikan nilai nyata dalam kehidupan sehari-hari pengguna.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


