LayarHijau.com – Film laga kung fu, Blades of the Guardians resmi mengumumkan jadwal tayang pada musim Imlek 2026. Kabar ini langsung memicu perbincangan luas di media sosial China karena deretan pemainnya yang dianggap nyaris mustahil berkumpul dalam satu proyek, hingga membuat film ini disebut sebagai “perjamuan terakhir dunia wuxia”.
Blades of the Guardians menghadirkan lebih dari 30 aktor lintas generasi. Nama-nama besar seperti Tony Leung Ka-fai (66), Kara Wai (64), Jet Li (61), Nicholas Tse (44), Max Zhang (50), dan Wu Jing (50) berkumpul dalam satu layar. Wu Jing bahkan secara terbuka menyebut film ini berpotensi menjadi karya wuxia terakhir yang mempertemukan begitu banyak bintang senior dunia bela diri.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Menurut laporan Yangtze Evening Post, materi di balik layar yang dirilis pihak film memperlihatkan betapa beratnya proses syuting bagi para aktor. Jet Li terlihat sempoyongan setelah menyelesaikan satu adegan laga dan mengatakan dirinya sudah tidak bisa berdiri dengan stabil. Max Zhang tampak kelelahan usai adegan perkelahian intens, sementara Wu Jing berkelakar, “Kami bertiga kalau digabung usianya sudah 160 tahun, kaki sudah pincang, tapi masih harus bertarung.”
Kemunculan Jet Li menjadi sorotan utama. Aktor legendaris ini terakhir kali tampil dalam film wuxia lewat Flying Swords of Dragon Gate pada 2011. Artinya, Blades of the Guardians menjadi film silat kostum pertamanya setelah jeda sekitar 15 tahun, sebuah kembalinya sosok ikonik yang sangat dirindukan penonton.
Jet Li sendiri mengungkapkan bahwa keputusannya kembali ke genre wuxia sepenuhnya karena Wu Jing. Keduanya telah saling mengenal selama puluhan tahun, dan Wu Jing merupakan juniornya di dunia bela diri. Blades of the Guardians juga menjadi film wuxia pertama yang mempertemukan mereka dalam satu proyek. Jet Li mengatakan bahwa melihat Wu Jing memasuki usia 50-an namun masih menyimpan semangat dan kecintaan besar terhadap dunia wuxia membuatnya tersentuh. Ia pun berkata kepada Wu Jing, “Apa pun yang ingin kamu lakukan, aku akan menemanimu.”
Respons warganet pun dipenuhi emosi. Banyak yang menyebut film ini sebagai karya penutup generasi emas film silat. Ada yang menilai setelah ini penonton mungkin tidak akan lagi melihat film wuxia dengan jajaran bintang sebesar ini. Sebagian lainnya mengaku terharu karena para aktor tersebut adalah sosok yang menemani masa kecil mereka. Ada pula yang menyoroti kegelisahan para aktor senior tentang masa depan film wuxia, apakah masih memiliki penonton di era sekarang. Namun justru karena itu, banyak yang merasa film ini harus dibuat sekarang. Jika tidak sekarang, lalu kapan lagi?
Selain para aktor, sosok koreografer laga legendaris Yuen Woo-ping juga mendapat perhatian. Max Zhang mengungkapkan bahwa setiap kali dipanggil Yuen Woo-ping, ia datang tanpa perlu banyak bertanya. Ia mengenang bagaimana pada usia 39 tahun, dirinya direkomendasikan Yuen Woo-ping untuk memerankan Ma San dalam The Grandmaster, peran yang membawanya meraih Hong Kong Film Awards sebagai Aktor Pendukung Terbaik. Dalam pidato kemenangannya saat itu, orang pertama yang ia ucapkan terima kasih adalah Yuen Woo-ping. Kini, kembali bekerja sama dalam Blades of the Guardians, keduanya disebut masih memiliki chemistry sekuat dulu.
Dengan berkumpulnya aktor lintas generasi, kisah persahabatan di balik layar, serta nuansa perpisahan yang terasa kuat, Blades of the Guardians tidak hanya hadir sebagai film laga, tetapi juga sebagai simbol penutup sebuah era penting dalam sejarah film wuxia.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


