LayarHijau.com – Kisah masa lalu aktor Tiongkok Zhang Linghe kembali mencuri perhatian warganet. Seorang netizen baru-baru ini membagikan pengalaman pribadinya saat Zhang Linghe belum menjadi selebritas, melainkan masih berstatus asisten pengajar di sebuah English learning camp (kamp pelatihan bahasa Inggris). Cerita tersebut langsung viral karena dianggap sangat mirip dengan alur drama kampus atau idol romance.
Seperti yang sudah banyak diketahui, Zhang Linghe memiliki nama asli Zhang Jiawei. Sejak masih bersekolah, ia dikenal sebagai siswa yang menonjol. Bukan hanya karena visualnya yang menarik, tetapi juga prestasi akademiknya yang baik. Bahkan, sang wali kelas pernah beberapa kali memuji Zhang Linghe sebagai murid yang cerdas, sopan, dan bertanggung jawab.

Saat masih menempuh pendidikan, Zhang Linghe sempat menjadi asisten pengajar di sebuah English learning camp (kamp pelatihan bahasa Inggris). Dalam sistem pelatihan tersebut, ia berperan sebagai “ketua kelompok kecil” yang membantu para peserta belajar dan beradaptasi selama kegiatan berlangsung. Menariknya, deskripsi resmi dari pihak pelatihan saat itu menyebutnya dengan julukan yang kini kembali ramai dibahas: “24K pure gold tall-rich-handsome” (Pria idaman 24 karat: tinggi, kaya, dan tampan), sebuah kalimat yang terdengar seperti dialog langsung dari drama idol.

Beberapa netizen yang pernah mengikuti pelatihan tersebut juga mengungkapkan kesan serupa. Mereka menyebut Zhang Linghe sebagai sosok yang serius dan bertanggung jawab. Ia bahkan disebut rutin membagikan bacaan berbahasa Inggris yang sesuai dengan kemampuan para peserta, menunjukkan perhatian dan dedikasinya sebagai asisten pengajar.

Belakangan, seorang netizen membagikan foto lama yang memperlihatkan dirinya berfoto bersama Zhang Linghe saat ia masih menjadi asisten pengajar. Dalam unggahannya, ia mengungkap bahwa dirinya sengaja mengikuti English learning camp (kamp pelatihan bahasa Inggris) tersebut karena tertarik pada Zhang Linghe. Tidak hanya berhasil berfoto bersama, hadiah berupa boneka yang ia berikan pun sempat difoto oleh Zhang Linghe dan diunggah ke media sosial pribadinya kala itu.
Netizen tersebut juga mengungkap bahwa ia menerima sertifikat kelulusan yang ditulis tangan oleh Zhang Linghe. Hal sederhana ini menjadi kenangan yang sangat berarti baginya, terlebih karena tak lama setelah itu, Zhang Linghe resmi debut dan terjun ke industri hiburan sebagai seorang aktor.

Seiring waktu, hubungan mereka pun berubah. Dari yang awalnya berstatus murid dan asisten pengajar, netizen tersebut kini menjadi penggemar yang terus mendukung Zhang Linghe sebagai publik figur. Ia mengaku beberapa kali meninggalkan komentar di media sosial Zhang Linghe dan mendapatkan balasan langsung darinya, sesuatu yang membuatnya semakin terharu.
Cerita ini memicu berbagai reaksi dari warganet. Ada yang berkomentar bahwa jarak yang berubah dari “orang di sekitar” menjadi “satu di antara lautan manusia” terasa menyakitkan jika dibayangkan. Namun, sang netizen justru menanggapinya dengan dewasa. Ia mengatakan bahwa jika suatu hari ada kesempatan, ia ingin bertemu Zhang Linghe lagi dengan cara yang tepat.
“Jarak terbaik bukanlah menjadi semakin dekat, tapi bertemu dengan cara yang benar,” tulisnya.
Bagi banyak orang, kisah ini terasa seperti potongan drama kampus yang menjadi nyata. Sebuah pertemuan singkat di masa muda, yang kemudian berubah menjadi kenangan indah ketika sang ‘guru les’ tumbuh menjadi idola besar.










