Posted in

Animasi Asal China, Lord of Mysteries Diprediksi Jadi Fenomena Global Baru, Siap Mengisi Era Pasca One Piece

Bagikan

LayarHijau.com – Selama lebih dari dua dekade, One Piece berdiri sebagai simbol dominasi shōnen di dunia anime. Karya Eiichiro Oda itu bukan sekadar serial panjang, melainkan fenomena budaya yang membentuk cara satu generasi memandang petualangan, persahabatan, dan dunia fantasi berskala masif. Namun, ketika cerita kini bergerak menuju arc-arc akhir, muncul satu pertanyaan besar yang mulai ramai dibicarakan: siapa yang akan mengisi posisi puncak setelah One Piece benar-benar berakhir?

Sebuah analisis menarik dari media hiburan internasional ScreenRant menyoroti bahwa jawaban tersebut mungkin tidak datang dari Jepang, melainkan dari Tiongkok. Dalam ulasan tersebut,  animasi asal Tiongkok (donghua), Lord of Mysteries disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi fenomena besar berikutnya—bukan hanya populer, tetapi berpotensi mengambil peran simbolik yang selama ini dipegang One Piece.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

One Piece sendiri telah mendefinisikan era 2000-an. Dengan lebih dari 1.000 episode, serial ini menjadi salah satu anime terpanjang dalam sejarah, sekaligus salah satu yang paling konsisten menjaga kualitas cerita. Dari awal perjalanan Monkey D. Luffy membentuk kru Topi Jerami hingga konflik berskala dunia melawan kekuatan tertinggi, One Piece terasa seperti gabungan banyak cerita epik dalam satu dunia besar yang terus berkembang.

Karakter Luffy pun menjadi ikon lintas generasi. Ambisinya yang sederhana namun keras kepala, dikombinasikan dengan dunia yang penuh misteri dan sejarah, membuat One Piece terasa “tak ada habisnya”. Karena itulah, ketika Oda mengisyaratkan bahwa kisah ini mendekati penutup, dunia shōnen seakan menghadapi kekosongan besar—sebuah ruang yang pasti akan diperebutkan banyak judul.

Dalam konteks inilah Lord of Mysteries mulai dilihat sebagai kandidat serius. Cerita ini berangkat dari novel web populer dan mengikuti Zhou Mingrui, seorang pria modern yang terlempar ke dunia lain yang dipenuhi sihir, monster, serta intrik misterius. Skala dunianya luas, lapisan ceritanya kompleks, dan atmosfernya jauh lebih gelap dibandingkan kebanyakan shōnen arus utama.

Ulasan yang diangkat media luar tersebut menekankan bahwa kekuatan Lord of Mysteries bukan hanya pada ceritanya, tetapi juga pada fondasi produksinya. Adaptasi animasinya mendapat dukungan langsung dari Tencent, raksasa teknologi dan hiburan terbesar di Tiongkok. Dengan kekuatan finansial dan pengalaman membangun waralaba lintas media—dari gim, animasi, hingga film—keterlibatan Tencent membuat proyek ini diposisikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar tontonan musiman.

Hal ini menjadi pembeda besar jika dibandingkan dengan banyak serial shōnen modern yang sukses secara instan tetapi cepat meredup. Lord of Mysteries sejak awal dirancang sebagai dunia besar dengan banyak misteri yang belum terungkap, mirip dengan pendekatan One Piece di masa-masa awal. Ceritanya tidak terburu-buru, memberi ruang bagi pengembangan karakter, mitologi, dan konflik yang bertahap.

Dari sisi visual, kualitas animasinya juga menjadi sorotan. Di tengah tren adaptasi fantasi dan isekai dengan produksi seadanya, Lord of Mysteries justru tampil dengan standar tinggi, memperkuat kesan bahwa serial ini dipersiapkan untuk bersaing di level global. Pendekatan ini membuatnya tidak hanya relevan bagi penonton Tiongkok, tetapi juga mudah diterima pasar internasional.

Meski demikian, perbandingan dengan One Piece bukan berarti Lord of Mysteries akan menggantikan kisah Luffy secara literal. Yang lebih ditekankan adalah pergeseran era. Jika One Piece adalah wajah dominasi shōnen Jepang selama puluhan tahun, maka Lord of Mysteries berpotensi menjadi simbol baru hiburan animasi global di era ketika karya Tiongkok mulai tampil percaya diri di panggung dunia.

Dengan One Piece yang perlahan mendekati akhir, persaingan untuk menjadi serial nomor satu terbuka lebar. Judul-judul besar seperti Jujutsu Kaisen, Demon Slayer, hingga Chainsaw Man memang memiliki pengaruh kuat, tetapi Lord of Mysteries hadir dengan kombinasi yang jarang dimiliki: cerita epik berlapis, dukungan korporasi raksasa seperti Tencent, serta ambisi membangun waralaba jangka panjang. Jika prediksi dan analisis tersebut terbukti, dunia shōnen mungkin benar-benar sedang bersiap memasuki babak baru.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Sources0
Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *