LayarHijau.com — Drama China kian digemari di Korea Selatan, dan pengaruhnya kini meluas dari layar ke destinasi wisata di China. Fenomena itu mencakup roman kantoran, melodrama keluarga mewah, hingga kisah balas dendam buatan AI, menurut laporan media Korea Selatan yang dikutip Global Times.
Harian Maeil Business Newspaper melaporkan bahwa drama romansa kantoran China The Early Spring berada di peringkat keenam daftar tontonan populer Netflix di Korea Selatan per 11 September. Di platform streaming lokal TVING, enam dari 20 program teratas dalam peringkat real-time adalah produksi China. TVING kemudian membuka bagian khusus drama China, termasuk judul-judul eksklusif.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Bagi sebagian penonton, ketertarikan itu muncul dari rekomendasi pribadi. Lily Chae, komposer Korea Selatan yang menggarap musik K-pop dan komersial, mengenal drama China lewat lagu soundtrack-nya. Menurutnya, The Early Spring meninggalkan kesan mendalam, membuatnya tertarik pada musik pop China dan latar tempat yang memberi kedalaman emosi pada cerita.
Chae mengatakan kepada Global Times bahwa ia berencana mengunjungi Guangzhou di Provinsi Guangdong, China selatan. Ia juga berharap bisa ke Beijing untuk mendatangi lokasi yang terkait dengan The Early Spring dan merasakan kembali emosi yang ditimbulkan drama itu.
Penggemar lain, Claire, mulai menonton drama China bersama neneknya sejak sekolah dasar. Setelah menemukan kembali genre ini lewat Hidden Love beberapa tahun terakhir, ia menjadi penonton tetap, baik untuk drama romansa kontemporer maupun drama sejarah.
Claire mengatakan kepada Global Times bahwa banyak drama China mudah ditonton karena alur romansanya tidak selalu membuat tokoh melewati penderitaan tanpa henti. Industri hiburan China yang besar juga menghadirkan pasokan serial dan aktor baru yang terus bertambah. Minatnya membawanya ke Shanghai dan Yantai di Provinsi Shandong, China timur, karena ingin merasakan China di luar layar. Ia juga ingin berteman dengan orang China dan belajar bahasanya agar bisa memahami sebagian dialog drama favoritnya.
Media sosial menjadi panduan wisata tidak resmi bagi penggemar. Di platform gaya hidup China Xiaohongshu, yang juga dikenal sebagai RedNote, sejumlah wisatawan Korea Selatan membagikan rencana perjalanan dan foto yang terinspirasi dari drama China, sehingga adegan-adegan berkesan berubah menjadi tujuan kunjungan.
Chongqing di China barat daya, misalnya, menarik penggemar The First Frost yang dibintangi Bai Jingting. Kota ini dikenal dengan jalan bertingkat, lanskap kota yang futuristis, dan kompleks Hongyadong yang berhiaskan lampu. Wisatawan yang mencari suasana lebih tenang melirik Hangzhou di Provinsi Zhejiang, China timur, yang pemandangan tepi danaunya muncul di The Best Thing yang dibintangi Zhang Linghe.
Daya tariknya tidak berhenti pada kunjungan ke kota yang mirip adegan di layar. Sebagian wisatawan ingin masuk ke dunia drama itu sendiri. Di Hengdian World Studios di Zhejiang, basis produksi besar drama sejarah dan kostum China, pengunjung dapat berkeliling di set film, mengenakan kostum zaman dahulu, dan berfoto bergaya adegan dari tontonan favorit mereka.
Han Dan, pejabat humas studio tersebut, mengatakan kepada Global Times bahwa popularitas Pursuit of Jade, yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei, telah menarik lebih banyak pengunjung Korea Selatan yang ingin melihat set filmnya.
Hengdian juga menawarkan layanan drama pendek personal yang memungkinkan pengunjung menjadi tokoh utama dalam produksi mereka sendiri. Dengan biaya 200 hingga 300 yuan (sekitar Rp480.000 hingga Rp720.000), pelanggan dapat bekerja sama dengan sutradara, juru kamera, serta tim kostum dan tata rias untuk membuat drama mini berformat vertikal, lalu membawa pulang videonya. Layanan ini mengubah wisata biasa menjadi pengalaman partisipatif, sehingga penggemar dapat menirukan gaya visual tontonan yang biasa mereka lihat di ponsel.
Tren wisata ini muncul seiring meluasnya jangkauan drama China dan drama pendek di Korea Selatan. Data aplikasi seluler yang dikutip media Korea Selatan menunjukkan bahwa gabungan pengguna aktif bulanan 10 platform drama pendek terbesar di negara itu mencapai 2,98 juta pada Agustus, sekitar 3,3 kali lipat dibanding 2025. Delapan dari 10 platform tersebut berlatar belakang perusahaan China.
Format dengan episode singkat dan alur cepat itu menemukan penontonnya di kalangan komuter dan orang yang mencari hiburan ringan. Platform China juga menghadirkan subtitle bahasa Korea dan mulai bekerja sama dengan aktor serta tim produksi lokal untuk menyesuaikan konten bagi pasar setempat.
Seorang warga bermarga Yoon dari Kota Paju di Provinsi Gyeonggi mengatakan kepada Global Times bahwa ia rutin menonton drama pendek di kereta bawah tanah saat berangkat kerja. Anggota komunitas daring penggemar drama China di Korea Selatan juga memuji format episode pendek karena praktis ditonton saat makan atau bepergian.
Drama pendek menjadi pintu masuk yang mudah, sedangkan serial yang lebih panjang dapat membangun ikatan emosional yang lebih bertahan, sehingga memberi penonton alasan untuk mengunjungi tempat yang pernah mereka lihat di layar.
“Destinasi di China dapat menarik wisatawan mancanegara lewat cerita yang membuat tempat asing terasa personal. Garis cakrawala kota, jalur tepi danau, atau set film bersejarah bisa memiliki makna baru ketika penonton mengaitkannya dengan tokoh favorit atau adegan yang berkesan,” kata Han.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


