LayarHijau.com – Zhao Lusi kembali menyapa penggemar dengan karya terbaru yang menandai fase baru dalam perjalanan kariernya. Pada 27 Maret 2026 pukul 12.00, dia resmi merilis single berjudul Stop Pretending di seluruh platform musik.
Berbeda dari citra “sweet girl” (gadis manis) yang selama ini melekat, Zhao Lusi tampil lebih jujur dan berani melalui lagu ini. “Stop Pretending” mengangkat sudut pandang yang lugas tentang kepura-puraan dalam hubungan sosial dan konflik batin yang sering disembunyikan. Lagu ini menjadi bentuk ekspresi untuk melepaskan label lama sekaligus menyuarakan keberanian untuk menjadi diri sendiri.
Dari sisi musikal, lagu ini menghadirkan melodi yang mudah diingat dengan emosi yang kuat. Liriknya menyoroti hubungan yang tidak sehat, tarik-ulur perasaan, serta dilema antara keinginan memiliki dan kenyataan yang tidak bisa sepenuhnya digenggam. Sebelum dirilis, Zhao Lusi juga sempat memancing rasa penasaran publik lewat pergantian foto profil dan unggahan kalimat “别装了” di media sosial, yang memicu diskusi luas. Setelah resmi dirilis, lagu ini dengan cepat masuk jajaran trending di berbagai platform musik dan media sosial.
Perlu dicatat, penggunaan judul “Stop Pretending” merupakan terjemahan literal dari “别装了”, bukan judul resmi berbahasa Inggris yang diumumkan secara global.
Lirik Lagu “Stop Pretending” (别装了)
(pinyin dan terjemahan bahasa Indonesia merupakan terjemahan literal untuk membantu pemahaman)
他分了自己的一半给你
ta fēn le zìjǐ de yī bàn gěi nǐ
Dia membagi setengah dirinya untukmu
不足的部分就留着亏欠
bùzú de bùfen jiù liúzhe kuīqiàn
Bagian yang kurang dibiarkan menjadi hutang perasaan
在有限的时间让你快乐
zài yǒuxiàn de shíjiān ràng nǐ kuàilè
Dalam waktu yang terbatas, dia membuatmu bahagia
代价是心里慢慢扭曲着
dàijià shì xīnlǐ mànman niǔqū zhe
Namun sebagai gantinya, hatimu perlahan berubah menjadi asing bagi dirimu sendiri
越无法独占 越无法放手
yuè wúfǎ dúzhàn yuè wúfǎ fàngshǒu
Semakin tak bisa memiliki sepenuhnya, semakin sulit melepaskan
越承受委屈 越承受指责
yuè chéngshòu wěiqu yuè chéngshòu zhǐzé
Semakin menahan luka, semakin menerima tuduhan
只选择不被祝福的身份
zhǐ xuǎnzé bù bèi zhùfú de shēnfèn
Tetap memilih posisi yang tak direstui
你说你也不愿意当第三者
nǐ shuō nǐ yě bù yuànyì dāng dì sān zhě
Kau bilang kau juga tidak ingin menjadi orang ketiga
可你吻着的男人是别人的
kě nǐ wěnzhe de nánrén shì biérén de
Namun pria yang kau cium itu adalah milik orang lain
你苦苦期待那天被认可
nǐ kǔkǔ qídài nà tiān bèi rènkě
Kau terus berharap suatu hari akan diakui
谁选择不被祝福的身份
shéi xuǎnzé bù bèi zhùfú de shēnfèn
Siapa yang rela memilih posisi tanpa restu?
Penafsiran Lagu
Makna lagu yang beredar di kalangan pendengar menggambarkan konflik emosional seseorang yang terjebak dalam hubungan yang tidak sehat, di mana cinta bercampur dengan rasa bersalah dan tekanan batin. Lirik seperti “pria yang kau cium itu adalah milik orang lain” mempertegas situasi yang tidak mudah diterima, sekaligus menunjukkan betapa kuatnya tarik-menarik perasaan di dalamnya.
Di sisi lain, lagu ini juga bisa dibaca sebagai ajakan untuk berhenti menyangkal kenyataan dan berani menghadapi kebenaran. Kejujuran—meski pahit—menjadi langkah awal untuk melepaskan diri dari hubungan yang menyakitkan.
Perlu digarisbawahi, penafsiran ini bukan penjelasan resmi dari pihak Zhao Lusi, melainkan interpretasi yang berkembang di kalangan pendengar berdasarkan lirik lagu.










