LayarHijau.com – Aktor Woo Do-hwan membagikan pengalamannya bekerja bersama penyanyi sekaligus aktor Jung Ji-hoon (Rain) dalam serial terbaru Bloodhounds 2. Dalam wawancara yang digelar di sebuah kafe di Samcheong-dong, Seoul, pada 9 April, Woo Do-hwan berbicara tentang proses syuting hingga kesan mendalam yang ia rasakan selama beradu akting dengan sang senior.
Bloodhounds 2 melanjutkan kisah Geon-woo (Woo Do-hwan) dan Woo-jin (Lee Sang-i), yang setelah mengalahkan jaringan rentenir ilegal kini menghadapi ancaman baru berupa liga tinju ilegal global yang dipenuhi kekerasan dan kekuasaan uang. Musim kedua ini hadir tiga tahun setelah musim pertamanya yang dirilis pada 2023.
Serial yang terdiri dari tujuh episode ini langsung mencuri perhatian. Hanya dalam tiga hari sejak perilisannya di Netflix pada 3 April, Bloodhounds 2 berhasil menempati posisi kedua dalam kategori serial non-Inggris di TOP 10 global Netflix Tudum, dengan catatan 5 juta penayangan. Tak hanya itu, serial ini juga langsung menduduki puncak chart TOP 10 di Korea Selatan dan masuk daftar TOP 10 di 67 negara, menunjukkan popularitasnya yang terus meningkat secara global.
Kembali memerankan Geon-woo, Woo Do-hwan menampilkan chemistry aksi yang intens bersama Jung Ji-hoon, yang berperan sebagai Baekjeong. Ia mengaku sangat antusias saat pertama kali mengetahui bahwa Rain akan bergabung dalam proyek tersebut.
“Saat pertama kali dengar Senior Ji-hoon akan ikut, aku berpikir, ‘Akhirnya datang juga hari di mana aku bisa melawan seorang ninja. Aku benar-benar berhasil, Do-hwan,’” ujarnya sambil tertawa, mengungkapkan rasa bangganya.
Ia juga mengenang masa kecilnya sebagai penggemar Rain. “Aku tumbuh dengan menonton adegan aksi, drama, dan film Senior. Aku bahkan pernah meminta ibuku menata rambutku seperti dia di Full House saat aku berusia 13 tahun,” katanya. Namun, di balik kekaguman itu, ia juga sempat merasa ragu. “Aku sempat berpikir, ‘Apa aku benar-benar bisa mengalahkan seorang ninja assassin?’ Apalagi dia muncul dengan gaya rambut seperti ninja,” tambahnya.
Menariknya, Woo Do-hwan mengaku tidak mudah mengekspresikan kekagumannya secara langsung. Ia menyebut bahwa lawan mainnya, Lee Sang-i, justru merupakan penggemar berat Rain sejak lama, bahkan pernah memenangkan kompetisi dance dengan lagu hit Rain, Rainism.
“Senior Sang-i jauh lebih ‘fans garis keras’ dibanding aku. Aku bahkan tidak sempat bilang, ‘Aku penggemarmu.’ Aku hanya memberi kode saja,” ungkapnya sambil tertawa.
Meski begitu, Woo Do-hwan tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap dedikasi Rain. Ia bahkan merenungkan apakah dirinya bisa mencapai level yang sama di usia Rain.
“Kami berbeda tepat 10 tahun. Aku terus berpikir, ‘Apakah aku bisa seperti Senior saat usiaku nanti?’ Fisik, stamina, dan fleksibilitasnya benar-benar luar biasa. Itu menunjukkan seberapa besar usaha yang dia lakukan untuk menjaga dirinya,” jelasnya.
Ia juga menyoroti sikap profesional Rain di lokasi syuting. “Aku belajar banyak dari cara kerjanya. Dari yang aku lihat, dia tidak punya ego berlebihan. Dia menerima arahan sutradara dan koreografer laga dengan sangat natural, bahkan langsung menyesuaikan. Itu benar-benar patut dihormati,” katanya.
Menurut Woo Do-hwan, Rain juga bekerja sangat keras dalam mempersiapkan adegan tinju. “Dalam tinju, sedikit saja posisi salah tidak bisa diterima. Dia pasti sudah melalui banyak hal untuk mencapai level itu,” tambahnya.
Di balik kesan karismatiknya, Woo Do-hwan juga mengungkap sisi lain Rain yang cukup mengintimidasi. “Dia benar-benar menakutkan. Karakter Baekjeong memang seperti itu, tapi bahkan di lokasi syuting, menatap matanya saja terasa menyeramkan,” ujarnya.
Ia kemudian berbagi cerita lucu dari balik layar. “Saat Geon-woo berteriak ‘Wa!’ dan menyerang Baekjeong, Senior malah bilang, ‘Jangan terlalu banyak berteriak.’ Jadi aku sering ditegur soal itu,” tutupnya sambil tertawa.









