LayarHijau.com – Nana After School mendapat sorotan setelah menjalani debutnya dalam genre sageuk (drama berlatar sejarah Korea) melalui serial Netflix The Scandal. Sejumlah penonton Korea mengaku kecewa, terutama karena bibir Nana dinilai terlalu menonjol dan citra modernnya dianggap kurang menyatu dengan karakter Hui-yeon, seorang janda yang hidup pada era Joseon.
The Scandal, yang disutradarai Jung Ji-woo dan tayang perdana pada 18 September, mengisahkan Lady Cho (Son Ye-jin), perempuan berbakat yang merasa memiliki terlalu banyak kemampuan untuk hanya menjalani kehidupan terbatas bagi perempuan di era Joseon, serta Cho Won (Ji Chang-wook), pria yang dikenal sebagai salah satu penakluk hati perempuan paling terkenal di Joseon. Keduanya terlibat dalam taruhan cinta yang berani dan berbahaya, sementara Hui-yeon (Nana) turut terseret dalam permainan tersebut.
Dalam serial ini, Nana untuk pertama kalinya mencoba akting dalam drama sejarah. Hui-yeon merupakan seorang janda yang kehilangan suaminya dan menjalani kehidupan dalam aturan ketat masyarakat Joseon. Ia digambarkan dengan penampilan yang sederhana dan terkendali, termasuk mengenakan hanbok putih serta riasan yang lebih tipis dengan ekspresi wajah yang cenderung muram.
Namun, setelah The Scandal dirilis, sejumlah komentar muncul di komunitas daring dan media sosial Korea yang mempertanyakan kecocokan citra Nana dengan suasana drama berlatar Joseon. Fitur wajah Nana yang tegas, terutama bibirnya yang terlihat penuh, menjadi salah satu bagian yang paling banyak disorot.
Beberapa penonton mengatakan perhatian mereka justru tertuju pada bibir Nana ketika menonton adegan-adegannya sebagai Hui-yeon. Ada pula yang menilai citra Nana yang sangat modern membuatnya terlihat kurang menyatu dengan karakter seorang janda dari era Joseon.
“Kalau Nana mendapat peran yang cocok dengannya, dia pasti bisa tampil luar biasa. Sayang sekali,” tulis salah satu penonton. Komentar lain berbunyi, “Bukannya aktingnya, saya malah terus melihat bibirnya.” Penonton lainnya mengatakan Nana “terlalu cantik dengan cara yang modern” sehingga dianggap kurang cocok dengan peran tersebut.
Kritik serupa juga muncul dari sebagian penonton internasional. Salah satu penonton asing berkomentar bahwa Nana terlihat seperti seseorang yang lahir di Joseon, tetapi bibirnya justru seperti berasal dari Myeongdong, kawasan populer di Seoul yang dikenal dengan suasana modern. Komentar tersebut menjadi bagian dari perbincangan mengenai kontras antara citra modern Nana dan latar sejarah The Scandal.
Selain persoalan visual, sebagian penonton juga menyampaikan kritik terhadap penggambaran emosi Hui-yeon. Karakter tersebut telah lama hidup sebagai seorang janda dan menahan berbagai perasaan, sehingga perubahan emosinya ketika bertemu Cho Won menjadi bagian penting dalam perjalanan karakternya.
Menurut sejumlah komentar, perubahan ekspresi dan intensitas emosi Hui-yeon sejak pertama kali bertemu Cho Won hingga mulai membuka hati dan menunjukkan perasaan cinta dianggap kurang terlihat. Ekspresi dan cara Hui-yeon merespons Cho Won dinilai tidak mengalami perubahan yang cukup besar, sehingga sebagian penonton merasa sulit mengikuti perkembangan perasaannya.
Meski demikian, komentar tersebut berasal dari sebagian penonton di komunitas daring dan media sosial, sehingga tidak mewakili seluruh penonton Korea. Sorotan terhadap bibir, citra modern, serta penghayatan karakter Nana menjadi bagian dari beragam reaksi yang muncul setelah The Scandal mulai tayang.









