LayarHijau.com – Drama kostum The First Jasmine (莫離) yang dibintangi oleh Bai Lu dan Ryan Cheng resmi menayangkan episode pamungkasnya pada 28 Juni lalu. Mengusung kisah cinta di tengah intrik politik, drama ini sukses menyita perhatian publik. Namun, di balik akhir cerita yang ditawarkan, drama ini justru menuai beragam kritik dari para penonton di Tiongkok terkait adaptasi cerita dari karya aslinya.
Peringatan Spoiler: Artikel ini mengandung bocoran cerita (spoiler) untuk episode akhir drama The First Jasmine. Silakan berhati-hati jika kalian belum menontonnya.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Memasuki episode 36 hingga 40, karakter Ye Li (Bai Lu) akhirnya berhasil pulih dari kondisi mentalnya yang tidak stabil berkat dukungan tulus dari sang suami, Pangeran Ding, Mo Xiuyao (Ryan Cheng). Saat Mo Xiuyao mendapat titah untuk menjaga perbatasan, Ye Li yang tidak ingin berpisah nekat menyusul sang suami menggunakan kuda. Di tengah perjalanan, mereka dihadapkan pada pemberontakan yang dipimpin oleh Pangeran Li, Mo Jingli (Cai Zhengjie). Demi keamanan ibu kota dan rakyat, pasangan ini bersatu padu menggagalkan rencana pemberontakan tersebut.
Konflik dengan sang Ratu Suri (Dong Jie) pun menemui titik akhir. Ratu Suri yang jatuh sakit parah akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Kematian sang Ratu Suri mendorong Kaisar (Xu Weiluo) untuk mengeluarkan dekrit pengakuan dosa. Kaisar secara resmi mengakui kesalahan masa lalu di mana Ratu Suri telah menjebak dan menyebabkan tewasnya kakak Mo Xiuyao, Mo Xiuwen (Liu Qing), serta seluruh anggota Akademi Lishan. Misi balas dendam pun usai, dan di akhir cerita, Ye Li dan Mo Xiuyao kembali ke Akademi Lishan yang telah dibuka kembali untuk memberikan penghormatan terakhir kepada arwah keluarga dan guru-guru mereka, ditutup dengan adegan manis keduanya yang bergandengan tangan.
Meski menyuguhkan happy ending yang memuaskan secara emosional, alur cerita The First Jasmine tidak luput dari sorotan miring para penonton di Tiongkok, khususnya para penggemar novel asli karya Feng Qing, Sheng Shi Di Fei. Banyak pembaca novel asal Tiongkok yang merasa kecewa karena tim kreatif drama dinilai melakukan perubahan besar yang mengorbankan esensi dari karya aslinya.
Kritik pertama dari para penonton Tiongkok menyoroti alur intrik politik yang dinilai jauh lebih lemah dibandingkan versi novelnya. Dalam karya asli Feng Qing, karakter Ye Li digambarkan sebagai wanita yang sangat cerdas dan ahli dalam strategi politik. Sayangnya, elemen kecerdasan ini hampir sepenuhnya dihilangkan di versi drama. Penonton merasa penyelesaian konflik dengan Ratu Suri juga terasa kurang memuaskan, di mana sang Ratu Suri baru secara pasif “dihukum” melalui dekrit Kaisar setelah ia meninggal dunia, alih-alik dikalahkan oleh kecerdikan Ye Li seperti di novel.
Kritik kedua yang tak kalah menyita perhatian di media sosial Tiongkok adalah dihapusnya latar belakang keluarga besar tokoh utama. Dalam novel Sheng Shi Di Fei, Ye Li dan Mo Xiuyao dikaruniai dua putra dan satu putri. Penghapusan elemen keturunan ini di versi drama membuat banyak penggemar novel asli di Tiongkok merasa menyayangkan, karena dianggap menghilangkan salah satu elemen penting yang melengkapi perjalanan karakter dan kisah cinta mereka di akhir cerita.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


