LayarHijau.com – Drama kostum The Shadow Sovereign tengah mencuri perhatian penonton sejak penayangannya. Dibintangi Li Hongyi dan Snow Kong, drama ini menuai banyak pujian berkat alur cerita yang cepat, kualitas produksi yang apik, serta chemistry kedua pemeran utamanya. Namun, di tengah respons positif terhadap drama tersebut, Li Hongyi justru menjadi sasaran kritik usai menghadiri acara promosi bersama Snow Kong.
Bagi Snow Kong, The Shadow Sovereign menjadi tonggak penting dalam kariernya. Setelah dikenal lewat berbagai peran pendukung di drama-drama populer seperti The Double, Blossom, The Prisoner of Beauty, The Legend of Anle, Pursuit of Jade, dan Blossoms of Power, drama ini menjadi proyek kostum pertamanya sebagai pemeran utama wanita.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Di Indonesia, The Shadow Sovereign tayang melalui platform streaming Viu.
Di Tiongkok, drama tersebut ditayangkan sebagai serial pendek di Bilibili. Meski hanya berdurasi sekitar 25 menit per episode, The Shadow Sovereign berhasil meraih respons positif berkat ritme cerita yang padat tanpa adegan bertele-tele. Drama ini bahkan menembus peringkat keempat tangga drama online Maoyan, mengungguli drama terbaru Esther Yu yang baru saja menyelesaikan penayangannya.
Diadaptasi dari novel Princess Pingyang karya Qing Wei, The Shadow Sovereign mengisahkan Shen Xiao (Li Hongyi), seorang pemuda dari keluarga sederhana yang bertekad mengungkap penyebab kematian ayahnya dengan menjadi pejabat kerajaan. Takdir mempertemukannya dengan Putri Zhaoyang, Li Shu (Snow Kong), hingga keduanya menghabiskan satu malam bersama sebelum sang putri meninggalkannya.
Setelah meraih peringkat tertinggi dalam ujian kekaisaran, Shen Xiao justru mengajukan petisi pertamanya kepada kaisar untuk mengecam sang putri yang dikenal hidup mewah dan boros. Hubungan mereka yang bermula dari permusuhan perlahan berubah menjadi kerja sama, sebelum akhirnya berkembang menjadi kisah cinta saat keduanya berjuang mematahkan belenggu perbedaan status sosial.
Drama ini juga mendapat pujian karena kualitas sinematografi, transisi adegan yang mulus, serta kostum dan tata artistik yang dinilai tidak kalah dari drama berdurasi panjang. Episode pertamanya bahkan langsung menampilkan adegan intim antara kedua pemeran utama yang menjadi salah satu topik hangat di kalangan penonton.
Namun, perhatian publik belakangan justru beralih ke acara promosi drama tersebut. Pada 24 Juli, Li Hongyi dan Snow Kong menghadiri sebuah acara promosi bersama penggemar. Dalam salah satu sesi, keduanya diminta mengikuti tarian gerakan tangan yang sedang viral dengan lagu “GGEZ.”
Sebagai mantan anggota girl group, Snow Kong tampil penuh semangat. Ia membawakan tarian dengan ekspresi ceria dan gerakan yang energik. Sebaliknya, Li Hongyi dianggap hanya mengikuti gerakan secara seadanya. Ekspresi wajahnya yang datar dan gerakannya yang kaku membuat sebagian netizen menilai sang aktor tidak menunjukkan antusiasme saat mempromosikan dramanya sendiri.
Video tersebut kemudian viral di media sosial Tiongkok. Banyak netizen memuji Snow Kong karena dinilai bekerja keras menghidupkan suasana seorang diri. Beberapa komentar berbunyi, “Snow Kong benar-benar berjuang sendirian,” dan, “Lebih baik Snow Kong dipasangkan dengan Deng Kai saja.”
Sementara itu, Li Hongyi menerima banyak komentar pedas seperti, “Kalau memang tidak ingin berada di industri hiburan, tidak usah tampil,” hingga, “Apakah ini alasan dia bertahun-tahun belum benar-benar populer?”

Di tengah ramainya perdebatan tersebut, pemandu acara promosi akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosial pada 25 Juli. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar dan menyenangkan, serta seluruh pemain mengikuti kegiatan promosi dengan tulus dan serius.
Pemandu acara itu juga membela Li Hongyi dari kritik yang beredar. Menurutnya, sang aktor selalu berusaha memenuhi harapan para penggemar. “Li Hongyi selalu berusaha memenuhi harapan semua orang. Tolong izinkan para artis memiliki ekspresi yang berbeda-beda saat mempromosikan drama, dan tolong izinkan setiap orang tidak selalu sempurna dalam hal-hal yang memang bukan keahliannya,” tulisnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar, sesi tarian yang menjadi viral sebenarnya merupakan hukuman dalam sebuah permainan. Sebagai pemenang permainan, Li Hongyi sebenarnya tidak diwajibkan ikut menari. Namun, cuplikan video yang tersebar di media sosial membuat sebagian netizen menilai sang aktor bersikap tidak antusias, sehingga memicu gelombang kritik terhadapnya.
Meski demikian, perdebatan mengenai sikap Li Hongyi selama mempromosikan The Shadow Sovereign masih terus berlanjut di media sosial Tiongkok. Sebagian netizen menilai ekspresinya menunjukkan kurangnya profesionalisme, sementara yang lain beranggapan sang aktor hanya terlihat canggung dan kurang terbiasa mengikuti format promosi hiburan yang kini populer.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


