Posted in

Trailer Film Live-Action Mulan Dikritik Warganet Cina

Bagikan

mulan

Film remake live-action Mulan memperoleh banyak perhatian di Cina. Banyak penggemar yang antusias menunggu film itu dan kerap membicarakannya di sosial media. Di Weibo, sosial media mirip Twitter di Cina, muncul berbagai hashtag terkait film itu. Ada miliaran view untuk hashtag-hashtag itu. Tapi beberapa warganet di sana rupanya merasa film itu akan menghina budaya Cina untuk ketidakakuratan sejarah yang terlihat dalam trailer yang baru dirilis belakangan ini.

Kisah Mulan yang asli terjadi selama periode dinasti Selatan dan Utara, yaitu sekitar sekitar abad ke-5 Masehi. Sang karakter utama lahir di Cina sebelah selatan. Tapi dalam video trailer diperlihatkan jika rumah Mulan berbentuk bulat disebut tulou. Padahal bentuk rumah ini adalah bentuk rumah khas wilayah pesisir pantai selatan Cina di Fujian. Selain itu, tulou baru ada pada Dinasti Ming, sekitar seribu tahun kemudian. 

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

“Disney seharusnya tidak begitu ceroboh dan berpikir karena tulou indah, mereka bisa membuat Mulan tinggal di dalamnya. Dia bukan orang Fuji! Saya kira Mulan harus naik subway untuk bergabung dengan militer?” tulis seorang warganet Cina dilansir oleh MovieWeb, Kamis (11/7). 

Mulan sepertinya akan memiliki beberapa kesalahan dalam penggambaran budaya negara itu. Menurut sudut pandang lain, beberapa orang di Cina percaya jika remake itu dibuat khusus untuk penonton Barat. Seorang warganet bahkan menulis jika Disney tidak peduli dengan budaya Cina.

“Film ini hanya berusaha menarik hati para penonton Barat. Seolah mereka berpikir, oh, elemen ini benar-benar Chinese, benar-benar Oriental, jadi aku akan memasukkannya ke dalam film untuk membuat semua orang merasa ini benar-benar film Cina. Mencampurkan elemen-elemen Oriental yang tidak berkaitan adalah sesuatu yang benar-benar menghina untuk budaya dan penonton non Barat. Ini tidak menunjukkan jika (para produser) benar-benar menghargai elemen-elemen budaya yang berbeda dengan Hollywood, tapi menggunakannya untuk menciptakan sesuatu yang (orang Amerika) anggap nyaman dan menarik,” tulis pengguna lain panjang lebar. 

Respon masyarakat terhadap video trailer Mulan cukup besar. Saat artikel ini ditulis, video itu sudah ditonton lebih dari 21 juta kali di YouTube sejak tayang pada 7 Juli 2019. Jumlah ini terus bertambah. Para penggemar Disney sudah menunggu lama untuk remake ini. 

Mulan sendiri akan tayang di bioskop pada 27 Maret 2020. Dan para penggemar menunggu untuk melihat apakah Mushu akan menjadi bagian dari remake ini atau tidak. Ketidakhadiran karakter itu adalah masalah lain bagi para penggemar. 

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *