Pengalaman Shen Yue Syuting The Yin Yang Master

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Diadaptasi dari game role-playing populer Onmyoji, film fantasi The Yin Yang Master tayang selama Imlek 2021. Sebagai debut film layar lebar pertamanya, film itu merupakan sebuah pengalaman yang benar-benar baru untuk Shen Yue. Dia membagikan pengalamannya syuting film itu dan mengingat kembali karir aktingnya.

Tantangan baru

The Yin Yang Master mengisahkan tentang Qinming (Chen Kun) yang menjelajahi alam manusia dan siluman. Saat dia menyelamatkan Shen Le (Shen Yue) dari situasi berbahaya, wanita itu bertekad untuk mengikuti pria itu kemanapun dia pergi, melewati kehidupan dan kematian.

Memerankan karakter yang ceplas ceplos dan tidak tahu malu adalah sesuatu yang cocok untuk wanita itu. Tapi The Yin Yang Master memerlukan banyak adegan CGI, syutingnya dilakukan dengan bantuan layar hijau. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk Shen Yue karena dia harus berimajinasi.

- Advertisement -

Ingin perankan karakter jahat

Wanita ini menarik perhatian masyarakat saat dia membintangi drama A Love So Beautiful yang tayang pada 2017. Shen Yue baru berusia 19 tahun saat dia memperoleh peran utama dalam drama itu. Dia menyetujui peran itu karena dia tidak ingin membuang masa mudanya. Dia juga menganggap drama itu merupakan sebuah proyek yang menarik.

Shen Yue siap untuk memperoleh peran yang lebih menantang. Dia berharap untuk memerankan karakter jahat seperti yang ada dalam film-film kriminal khas Hong Kong.

Sebagai mahasiswi yang kuliah di jurusan yang fokus pada menulis dan menyutradarai menjadi seorang artis, Shen Yue mengaku dia pernah merasa tidak berada di tempat yang seharusnya. Lantas bagaimana wanita itu mengatasi perasaan itu? Dia menggambarkan fase itu sebagai perjalanan yang dipenuhi faktor-faktor yang tidak diketahuinya. Setiap fase memiliki tantangannya sendiri. Awalnya dia merasa tidak berada di tempat yang seharusnya, lalu dia mulai merasakan keraguan lain dan saat dia melangkah maju, ada tantangan-tantangan lain. “Baru saat melewati tantangan-tantangan yang terus menerus dan kesalahan kita bisa belajar dan mencapai pertumbuhan,” ujar Shen Yue.

- Advertisement -

Menemukan motivasi karir

Dengan kompetisi yang keras di dunia hiburan, Shen Yue tidak merasa jika kepopuleran itu sesuatu yang bersifat abadi. Dia tahu jika kerja keras, passion dan komitmen adalah kunci untuk membuka aktualisasi diri dan memperoleh pencapaian dalam karirnya.

“Sikap saya adalah jika kalian ingin bekerja, kalian harus bekerja keras dan menyukai apa yang kalian lakukan supaya bisa unggul,” terang Shen Yue.

Sumber: jaynestars.com

https://www.youtube.com/watch?v=M1UV7HrTi6s

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments