Posted in

Review Serial The Falcon and The Winter Soldier Episode 1

Bagikan

Kesan Awal Menonton The Falcon and The Winter Soldier Episode 1

[wp-reviews]

Setelah menonton Wanda Vision , akhirnya saya menonton The Falcon and The Winter Soldier. Serial ini tayang di Disney Plus pada Jumat ( 19/3). Di dalam hati saya berkata, akhirnya bisa menonton serial yang familiar setelah menonton Wandaki Sion yang membuat perasaan campur aduk.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Saat menonton serial ini, ada nuansa nostal­gia yang kental karena saya adalah pengge­mar berat Captain America. Ada kesan kalau kita menonton kelanjutan dari Cap­tain America : Civil War.

Suasana sendu memang mendominasi Epi­sode 1, paska meninggalnya Iron Man dan pensiunnya Captain America. Melihat dari pertanyaan dan teori konspirasi yang dibahas satu atau dua karakter dalam serial ini , kemungkinan besar The Aven­gers memutuskan untuk merahasiakan ten­tang Keputusan Steve Rogers untuk pensiun dan hidup tenang di timeline yang lain. Pada episode ini, kita melihat jika Sam Wilson alias The Fal­con merasa dia tidak bisa meneruskan perjuangan Cap dengan menjadi Captain A­merica yang baru.

Selain itu, kita melihat sisi lain dari Sam Wilson dan James Barnes alias Bucky alias The Winter Soldier. Kita disuguhi sisi Sam Wilson sebagai seorang manusia biasa dan masalah yang dia alami setelah menghilang selama 5 tahun gara -gara ulah Thanos.

Sedangkan Bucky harus bergumul atau berjuang dengan masalah yang sempat dia­lami Steve Rogers. Hidup di tengah peruba­han Zaman yang cepat dan dia harus ber­adaptasi lagi. Tapi masalah berat yang dia alami adalah dampak atau konsekuensi dari perbuatannya saat menjadi The Win­ter Soldier.

Jadi masalah yang mereka hadapi ini yang membuat dua karakter ini manusia­wi dan punya kedalaman. Hal ini ada­lah sesuatu yang mungkin tidak sempat dibahas dalam film karena Keterbatasan durasi.

Salah satu yang membuat nuansa nostal­gia cukup kental dalam episode ini ada­lah adegan aksinya. Sekarang ini sepertinya standar serial TV semakin tinggi. Ade­gan aksi yang diperlihatkan dalam epi­sode ini tidak berbeda kualitasnya de­ngan yang ada di film Marvel. Sewaktu saya melihat beberapa adegan itu, dalam hati saya berkata, “Wow, The Falcon keren ya. Ini adegan aksi serial TV tapi kayak lihat film layar lebar. Budgetnya berapa ini?”

Jika ada kelemahan dalam episode per­tama ini adalah kita belum melihat de­ngan jelas apa ancaman yang dihadapi dua jagoan kita. Memang sosok penjahat yang ada di trailer akhirnya muncul. Seorang karakter juga sempat membahas tentang sebuah organisasi. Tapi hal ini kurang mampu membangkitkan rasa pena­saran saya.

Yang membuat saya penasaran justru beberapa hal lain dan hal-hal itu mambuat saya ingin melihat episode selanjutnya adalah bagaimana ceritanya atau apa hal yang memaksa Bucky dan Sam bertemu ? Apakah ada kemungkinan Chris Evans akan muncul dalam serial ini? Paling tidak dalam flashback?

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *