Ketika Death Stranding hadir di PC pada tahun 2020, game tersebut datang dengan membawa peningkatan luar biasa dalam segala lini. Grafis yang mempesona, dukungan ultrawide, fitur DLSS yang membuat visual tetap maksimal, Photo Mode yang mengesankan, serta serangkaian sidequests dari konten crossover Half-Life dan Portal yang membat para penggemar Valve games berkumpul. Jelas Death Stranding layak menjadi Game of the Year.
Merilis Death Stranding di PC tentu merupakan keputusan yang tepat. Namun langkah ini sebenarnya jarang dilakukan sang developer mengingat beberapa judul sebelumnya hanya eksklusif di konsol. Dalam sebuah wawancara yang diunggah hari ini (26/03/21), melalui akun twitter 505 Games, sutradara, desainer, sekaligus penulis Death Stranding, Hideo Kojima menjawab alasan pembuatan port ini.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
“Ketika saya pertama kali memulai di industri ini, Saya mengerjakan game PC. Cukup lama sebelum saya mulai membuat game untuk konsol, jadi saya merasakan banyak kasih sayang dan afinitas terhadap PC. Game dikembangkan di PC, bagaimanapun juga.” jawabnya.
“Tapi gamer PlayStation dan pengguna PC adalah pasar yang berbeda, dan alasan Death Stranding dirilis di PC adalah keinginan sederhana agar sebanyak mungkin orang dapat memainkan game. Apa yang saya yang paling banggakan adalah fakta bahwa kami membuat dan menyempurnakan versi PC atau merilis sendiri. Itu adalah sesuatu yang biasanya di-outsourcing-kan [pakai pihak ke 3], jadi ini adalah kebanggaan bagi kami. “
Kojima juga bercerita tentang sulitnya memuaskan para gamer PC. Belum lagi masalah seperti membuat game berjalan dengan kompatibilitas di berbagai Hardware yang berbeda dan penyempurnaan kontrol.
“Saya tidak terlalu pandai bermain game dengan mouse,” kata Kojima, “tetapi versi PC harus mendukung kontrol mouse, tentu saja, tetapi mengkonfigurasinya rumit. Namun, saya menyerahkannya kepada staf kami.”
Kojima Productions sendiri tengah mengerjakan sebuah game baru yang detailnya masih belum terungkap. Tentu masih jauh sebelum judul baru itu benar-benar keluar. Sedangkan Death Stranding sendiri saat ini sedang ada diskon setengah harga di Steam dan Epic Games Store. Jika kamu belum sempat memainkannya, ini saatnya yang tepat untuk membelinya, bukan?
Sumber: PC Gamer
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


