Posted in

Adakah Adegan Post Credit dalam Raya and the Last Dragon?

Bagikan

Film animasi terbaru Disney, Raya and the Last Dragon dipuji banyak orang untuk pesannya, keindahan dan aksinya yang menyenangkan. Raya and the Last Dragon adalah film animasi Disney pertama yang yang dirilis sejak Soul pada Desember 2020. Para penggemar tentunya sangat gembira melihat film itu. Beberapa penggemar mungkin bertanya apakah ada adegan post credit dalam film Raya and the Last Dragon.

Film ini sedang tayang di bioskop Indonesia. Sayangnya, film ini tidak memiliki adegan post credit. Untuk pembuatan film ini, Disney menghabiskan banyak waku untuk meneliti Raya and the Last Dragon. Sebelum pandemi, mereka mengirim tim peneliti ke Laos, Indonesia, Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia dan Singapura untuk belajar budaya dan tradisi masing-masing negara. Tim peneliti ini dikenal sebagai the Southeast Asian Story Trust. Mirip dengan the Oceanic Story Trust yang meneliti untuk film Moana.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Story Trust adalah kelompok konsultan dengan area keahlian yang berbeda mulai dari musik dan koreografi hingga arsitektur dan seni bela diri. Mereka berusaha membuat detil film ini terasa lebih otentik untuk Asia Tenggara.

Proses membangun dunia fantasi Kumandra juga dibandingkan dengan proyek seperti Game of Thrones. Jadi tidaklah mengherankan jika film itu menghabiskan credit title dengan ucapan terima kasih untuk banyak tenaga kreatif yang terlibat.

Walau ulasan film ini sebagian besar positif, tapi beberapa suara mengkritik Raya karena mencampur budaya Asia Tenggara. Misalnya ulasan dari Vox mengungkap jika proyek lain fokus pada koneksi multi budaya, tapi mudah untuk melihat dari mana inspirasi proyek itu diambil. Misalnya Avatar: The Last Airbender terinspirasi dari budaya China, Jepang, Inuit atau Tibet.

Bahkan film Moana juga dikritik dari caranya menggambarkan Maui, yang biasanya serius dan tidak terkalahkan. Para penonton tentunya harus melihat dan menilai sendiri.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *