Kostum Drama Bailu dan Wang Yi Zhe, Song of Youth Dikritik Mirip Pakaian Tradisional Korea

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Drama historis terbaru yang diproduseri Yu Zheng, Song of Youth tayang pada 26 Juli 2021. Drama itu bersetting pada zaman Dinasti Ming dan dibintangi Bai Lu, Jin Chen dan Wang Yizhe. Sejak drama itu tayang, beberapa komentar berbahasa Korea dan Jepang muncul di YouTube. Komentar itu menuduh jika hanfu (pakaian tradisional orang Han) yang dipakai Bai Lu dalam drama itu sebenarnya adalah hanbok (pakaian tradisional Korea). Beberapa komentar itu berbunyi,” Ini adalah hanbok!,” “Apakah orang-orang China tidak punya pakaian sendiri?”,” Benar-benar mencuri pakaian orang Korea,” dan lain-lain.

Deretan komentar ini bahkan membuat Bai Lu menanggapinya di Weibo. Dia menulis,” Ini baju orang China!” Dia menambahkan bendera negara China dan hashtag, “komentar orang Korea Song of Youth”. Wang Yizhe juga berkomentar,” Ini baju orang China!” Dia memakai hashtag yang sama.

Tapi beberapa netizen China mulai curiga dan mempertanyakan apakah komentar-komentar ini adalah komentar asli yang ditulis netizen Korea. Mereka melihat jika tidak ada like pada komentar-komentar ini. Selain itu, penggunaan Bahasa Korea dalam komentar tidak tepat atau aneh. Mereka menduga jika komentar-komentar itu dibuat bukan oleh orang-orang Korea asli. Apalagi karena kebanyakan nama pengguna itu bukanlah nama orang Korea. Netizen mulai menuduh jika ini adalah sebuah metode yang dipakai tim produksi untuk mempromosikan drama itu. Jadi mereka mencibir,” Disutradarai sendiri, ditulis sendiri dan diperankan sendiri.”

- Advertisement -

Yu Zhen, produser drama itu membantah tuduhan jika mereka memakai komentar-komentar palsu untuk mempromosikan drama itu. Pada 28 Juli, dia menulis komentar,” Tentang komentar orang Korea Song of Youth, saya harus mengatakan beberapa hal berikut, 1. Jika kami benar-benar ingin mempromosikan drama ini, apakah perlu pakai mesin terjemahan? Tidak bisakah kami mencari orang? Terutama membiarkan orang-orang bergosip dan mengganggu diri sendiri? 2. Kami hanya melihat jika drama ini disenggol dan tidak bisa menahan diri untuk mengklarifikasinya. Jangan katakan jika orang harus diam saat kostum dalam dramanya dikatakan bukan berasal dari China. Semua orang memiliki kecerdasan. Jangan dimanfaatkan oleh orang-orang jahat.”

Sumber: 38jiejie.com

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments