Para netizen China baru-baru ini mengungkap pendapat mereka jika para penonton Korea bereaksi berlebihan terhadap munculnya elemen-elemen budaya China dalam drama Snowdrop.
Dibintangi anggota Blackpink, Jisoo, drama itu baru-baru ini dikritik oleh banyak penonton di Korea Selatan dan dituduh memutarbalikkan sejarah. Setelah itu para penonton kembali mengkritik drama itu setelah dalam episode ke-4 ada meja mahjong terlihat. Episode 4 sendiri tayang pada 25 Desember 2021.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
“Seolah menjelajahi pasar China,” tulis seorang penonton di Twitter mengkomentari adegan di mana beberapa wanita paruh baya ngobrol sambil bermain mahjong dalam episode itu.
Rupanya kritikan para penonton Korea ini membuat para netizen di China bereaksi. Mereka berkata mereka tidak peduli jika ada elemen budaya China muncul dalam drama itu.
“Saya lelah dengan pertengkaran terkait budaya dari kedua belah pihak. Kenapa kita tidak menonton drama ini saja,” tulis seorang pengguna di Weibo. Dia mengaku jika dia sudah menonton Snowdrop selama beberapa hari.
Beberapa netizen lain menyoroti jika ini bukanlah pertama kalinya netizen Korea Selatan bersikap terlalu sensitif terkait penampilan elemen budaya China dalam drama Korea.
Pada Maret 2021, drama Joseon Exorcist menjadi kontroversial hingga kehilangan sponsor, ditarik penayangannya dan lalu dibatalkan penayangan dalam lima hari setelah tayang perdana. Salah satu alasannya adalah adanya properti budaya dan makanan China dalam dua episode pertama.
Vincenzo, tayang pada 20 Februari hingga 2 Mei 2021 dan memperoleh rating tinggi di Korea Selatan. Drama itu juga diserang oleh penonton di negara itu karena ada iklan brand China berupa bibimbap instan.
“Produk budaya dalam drama TV harusnya inklusif, kritikan seperti ini akan menghalangi penyebaran budaya sebuah negara,” tulis seorang netizen.
Drama dan program TV Korea Selatan memiliki sejarah yang panjang terkait penayangan iklan produk China. Drama Korea dianggap memiliki pengaruh global, jadi memasang iklan pada drama Korea dianggap bisa memperkenalkan brand-brand kepada pangsa pasar yang lebih besar di dunia.
Dalam episode terakhir drama Korea, Three Days yang tayang pada 2014, situs e-commerce China, Taobao muncul dalam sebuah adegan. Dalam adegan itu, dua karakter utamanya menggunakan aplikasi Taobao untuk melakukan reservasi sebuah restoran. Sedangkan dalamd rama Crash Landing on You, iklan situs e-commerce China seperti JD.com juga muncul dalam beberapa episode.
Sedangkan baru-baru ini, drama China, Lie to Love yang dibintangi Luo Yunxi dan Cheng Xiao juga memperoleh kritikan dari masyarakat Korea Selatan. Hal ini dikarenakan dalam sebuah adegan, dua tokoh utama diperlihatkan berbicara dengan seorang wanita yang membuat kimchi.
Sumber: Global Times.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


