Video Trailer New Kung Fu Cult Master 2022 Dirilis, Ini Respon Netizen

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

Film Kung Fu Cult Master diarahkan oleh sutradara Wang Jing dan tayang pada 1993. Di Douban, film itu memperoleh skor 7,8. Menurut sudut pandang saat ini, skor itu cukuplah bagus.

Tapi saat itu, film tersebut tidaklah populer di antara para penonton di Hong Kong dan China. Alasannya adalah saat film itu tayang, ada banyak film wuxia buatan Hong Kong yang juga tayang. Jadi para penonton memiliki banyak pilihan.

Di antara banyak film lainnya yang luar biasa, Kung Fu Cult Master tidak meninggalkan kesan yang mendalam di hati para penonton. Jadi box office film itu sangatlah rendah. Para produser film tidak merasa perlu untuk membuat sekuelnya.

- Advertisement -

Alasan lainnya, dibandingkan dengan novel aslinya, film itu membuat beberapa perubahan yang besar untuk beberapa karakter. Zhang Sanfeng yang memiliki karakter mulia, digambarkan sebagai bocah tua nakal yang suka melucu. Sedangkan Zhang Wuji yang tidak tegas berubah menjadi sosok yang ambisius dan mengejar karir di dunia persilatan.

Zhou Zhiruo menjadi karakter wanita yang benar-benar jahat. Semua perubahan ini dianggap sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima oleh para penonton saat itu.

Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang yang menonton film itu. Setelah menonton, mereka beranggapan jika film itu tidaklah begitu buruk. Dan semakin banyak orang yang merasa jika film ini bagus. Bahkan ada beberapa pihak yang memuji sang sutradara Wang Jing.

- Advertisement -

Melihat perubahan sikap masyarakat terhadap filmnya, sutradara Wang Jing muncul dengan ide membuat sekuelnya. Akhirnya 29 tahun kemudian sejak film pertama dirilis, Wang Jing memilih merilis sekuelnya pada 2022.

Para aktor pemeran film pertama sudah tua, jadi mereka jelas tidak cocok membintangi sekuelnya. Jadi sang sutradara memilih beberapa pendatang baru sebagai pemeran utama.

Video trailer film ini dirilis beberapa waktu lalu. Tapi beberapa netizen beranggapan jika pemilihan pemerannya gagal. Terutama pemilihan Wang Qianqian sebagai Xiao Zhao. Beberapa netizen menyebut wajahnya sebagai wajah plastik.

Wang Jing merasa begitu marah dengan kritikan ini dan menyebut netizen yang menulis hal ini sebagai orang-orang vulgar. “Saat Qiu Shuzhen pertama kali debut, banyak orang menyebut wajahnya sebagai wajah oplas (operasi plastik) dan bahkan mengejek dagunya sebagai dagu palsu. Sekarang, orang yang mengkritik penampilan Qiu Shu-Chen hanyalah sedikit. Kebalikannya, banyak orang yang menyebutnya dewi,” tulis Wang Jing.

“Saat Shu Qi masuk ke dalam industri hiburan, dia diejek sebagai alien oleh beberapa orang. Setelah beberapa tahun, Shu Qi disebut sebagai dewi dan ratu,” lanjut pria itu.

“Sekarang, beberapa orang mengkritik Yun Qianqian, berkata dia menjalani operasi plastik. Melihat kritikan ini, saya merasa lebih tenang, karena pengalaman hidup saya menyatakan jika Yun Qianqian akan dipanggil sebagai seorang dewi beberapa tahun ke depan,” tutupnya.

- Advertisement -

Film itu sendiri tayang pada 31 Januari 2022 di bioskop China.

Sumber: Chinese Star News.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments