LayarHijau.com – Film epik laga bela diri Blades of the Guardians (鏢人:風起大漠) resmi tayang pada hari kedua Tahun Baru Imlek 2026. Disutradarai oleh maestro koreografi aksi legendaris Yuen Woo-ping, film ini langsung mencuri perhatian berkat jajaran pemain lintas generasi yang terlibat, menghadirkan perpaduan langka antara para legenda dan bintang laga masa kini.
Menurut laporan Beijing News, para aktor yang ambil bagian dalam film ini secara kolektif telah membintangi total 391 peran dalam film aksi sepanjang karier mereka. Angka tersebut membuat proyek ini terasa seperti perayaan besar sejarah film laga China, mempertemukan para praktisi seni bela diri dari berbagai era dalam satu produksi berskala epik.
Dari generasi maestro kelahiran 1960-an, hadir nama besar seperti Jet Li dan Kara Wai. Generasi inti yang lahir pada 1970-an hingga 1980-an diwakili oleh aktor berpengaruh seperti Wu Jing dan Nicholas Tse. Sementara itu, generasi baru menghadirkan talenta muda seperti Ci Sha dan Yu Shi yang mulai dikenal lewat berbagai proyek laga berskala besar.
Film ini juga diperkuat oleh aktor berpengalaman seperti Tony Leung Ka-fai, Yu Rongguang, Max Zhang, serta Wen Junhui. Kombinasi ini menciptakan kolaborasi lintas usia yang jarang terlihat dalam satu film laga China modern.
Di antara para pemeran, Tony Leung Ka-fai tercatat telah membintangi 46 film aksi sepanjang kariernya. Ia dikenal lewat sejumlah film klasik seperti New Dragon Gate Inn dan Ashes of Time. Sementara itu, Kara Wai menjadi salah satu aktris paling produktif di genre ini dengan total 83 film aksi, termasuk Swordsman III: The East Is Red dan Iron Monkey.
Dari sisi pencapaian komersial, Wu Jing memegang rekor box office tertinggi di antara para pemain, dengan total pendapatan mencapai 9,802 miliar Yuan. Kesuksesan tersebut diraih lewat film-film seperti SPL: Kill Zone, Wolf Warrior, serta The Battle at Lake Changjin yang mencatatkan sejarah tersendiri di pasar domestik.
Blades of the Guardians juga menandai kembalinya Jet Li ke film laga kostum setelah sekitar 15 tahun. Proyek ini disebut sebagai salah satu karya yang ia dukung untuk generasi penerus, termasuk Wu Jing yang kini menjadi ikon film aksi China modern.
Dengan Yuen Woo-ping yang kini berusia 81 tahun kembali duduk di kursi sutradara, Wu Jing bahkan menyebut film ini berpotensi menjadi “pesta seni bela diri terakhir” dalam sinema China. Jika benar demikian, Blades of the Guardians bukan sekadar film laga biasa, melainkan momen penting yang merangkum perjalanan panjang genre bela diri dari masa ke masa dalam satu layar besar.










