Posted in

Chemistry Li Landi dan Ao Ruipeng dalam Coroner’s Diary Dipuji, Tapi Fisik Sang Aktor Diejek

Bagikan

LayarHijau.com – Li Landi memperkuat statusnya sebagai salah satu aktris drama populer generasi baru berkat perannya dalam Coroner’s Diary (朝雪录), drama kostum bernuansa forensik dan misteri yang tengah mencuri perhatian. Beradu akting dengan Ao Ruipeng, drama ini langsung menempati posisi ketiga di daftar drama paling populer di Tiongkok versi Maoyan, hanya kalah dari In the Name of Blossom yang dibintangi Yang Zi dan Li Xian, serta The Narcotic Operation yang menampilkan Qin Hao dan Duan Yihong.

Menurut pemberitaan Upmedia, drama ini mendapat sambutan hangat dari penonton berkat alur padat, atmosfer investigasi yang menegangkan, serta interaksi emosional antara dua pemeran utamanya yang disebut memiliki chemistry alami.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Li Landi sebelumnya dikenal luas lewat Love of Nirvana bersama Ren Jialun, serta membintangi drama seperti Filter dengan Tan Jianci, The Starry Love bersama Chen Xingxu, dan My Huckleberry Friends dengan Zhang Xincheng. Coroner’s Diary menandai kemunculannya kembali di genre drama historis, kali ini dalam kisah yang lebih kelam dan penuh intrik istana.

Dalam drama ini, Li Landi memerankan Qin Wan, identitas baru dari Shen Wan, putri dari Shen Yi, Menteri Mahkamah Agung Kekaisaran. Saat masih muda, seluruh keluarganya dibantai dalam peristiwa berdarah yang terkait konspirasi politik di istana. Ayah dan ibunya tewas dalam pengejaran di dermaga, sedangkan pamannya, Qin Shu, gugur karena tertembak anak panah saat berusaha melindunginya. Sejak itu, Shen Wan menyembunyikan identitas aslinya dan hidup sebagai Qin Wan. Ia menekuni ilmu kedokteran dan forensik, serta bertekad mengungkap dalang di balik tragedi masa lalunya.

Ia kemudian dipertemukan dengan Pangeran Rui, Yan Chi (Ao Ruipeng), seorang pangeran tangguh dan cerdas yang memiliki tekad serupa untuk menegakkan keadilan. Mereka menjadi rekan dalam menyelidiki kasus-kasus pembunuhan misterius dan konspirasi dalam istana, sembari berhadapan dengan dilema antara kebenaran, balas dendam, dan perasaan yang tumbuh diam-diam.

Chemistry antara Li Landi dan Ao Ruipeng banyak menuai pujian dari penonton. Namun, salah satu adegan yang seharusnya menjadi titik emosional dalam hubungan keduanya justru menuai perbincangan negatif.

Dalam episode keempat, Yan Chi terluka saat menyelamatkan Qin Wan dari reruntuhan bangunan besar. Ketika kembali ke kediamannya, ia membuka pakaian bagian atas agar Qin Wan bisa membersihkan dan mengobati luka-lukanya. Alih-alih menciptakan momen keintiman emosional seperti yang diharapkan, penampilan tubuh bagian atas Ao Ruipeng justru menjadi bahan olok-olok warganet.

Bentuk tubuh sang aktor yang tampak kurus, dengan tulang rusuk menonjol meski memiliki sedikit garis otot, dianggap kurang meyakinkan untuk adegan pria gagah yang terluka. Ia pun dijuluki “ayam rebus” oleh warganet Tiongkok — istilah ini berasal dari bái zhǎn jī (白斩鸡), yaitu sajian ayam putih rebus khas Shanghai yang tampilannya pucat, polos, dan tipis. Dalam konteks internet, julukan ini sering digunakan untuk menggambarkan pria bertelanjang dada yang tampak lemah, kurus, dan tidak menggugah secara visual.

Beberapa netizen bahkan membandingkan adegan ini dengan Love Like the Galaxy, saat Wu Lei menampilkan tubuh atletisnya dalam adegan serupa dengan Zhao Lusi. Penampilan Wu Lei dianggap jauh lebih berkarisma dan maskulin, sehingga Ao Ruipeng dinilai kalah telak dari segi daya tarik fisik.

Padahal, adegan tersebut dirancang sebagai momen emosional penting. Qin Wan awalnya kaget melihat banyak luka lama dan baru di tubuh Yan Chi. Mereka sempat berdebat karena sang pangeran menolak diberi obat bius, dan Qin Wan akhirnya menjahit luka itu dengan penuh emosi. Ketegangan tersebut seharusnya mempererat hubungan mereka, menciptakan dinamika romansa yang tumbuh dari rasa saling percaya dan konflik batin.

Terlepas dari kontroversi visual tersebut, Coroner’s Diary tetap mendapat banyak pujian atas kualitas ceritanya. Karakter Qin Wan yang kompleks dan cerdas menjadi pusat misteri yang terus berkembang, sementara dunia istana yang dipenuhi pengkhianatan dan ambisi kekuasaan menciptakan latar yang menegangkan. Penggunaan ilmu kedokteran forensik di tengah sistem hukum kerajaan menambah daya tarik tersendiri bagi penonton, termasuk representasi Mahkamah Agung Kekaisaran sebagai lembaga pemutus perkara yang tak luput dari intrik.

Drama ini diperkirakan akan terus menguatkan reputasinya seiring berkembangnya plot, dan hubungan antara Qin Wan serta Yan Chi pun makin dinantikan penonton.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *