LayarHijau.com –Drama kostum fantasi The Unclouded Soul (逍遙) yang dibintangi Hou Minghao dan Tan Songyun resmi menayangkan episode terakhirnya pada 6 Januari. Pada episode penutup ini, kisah cinta kedua karakter utama mengalami pembalikan besar, dengan pengorbanan nyawa, pengungkapan kebenaran masa lalu 10 ribu tahun silam, hingga adegan reuni terakhir yang membuat banyak penonton menangis.
(Peringatan: bagian berikut mengandung spoiler, harap pertimbangkan sebelum membaca)
Dalam episode akhir, Tan Songyun yang memerankan Xiao Yao kembali ke masa 10 ribu tahun lalu dan menyaksikan awal pertemuannya dengan Hou Minghao. Pada masa itu, klan siluman berada di puncak kekuasaan, sementara manusia diperlakukan seperti makhluk hina. Xiao Yao adalah pemimpin klan naga, sementara Hou Minghao berperan sebagai pangeran manusia yang hidup di bawah penindasan dan perbudakan bangsa siluman.
Keduanya melampaui batas ras dan jatuh cinta, bahkan akhirnya menikah. Namun, di balik kebahagiaan tersebut, sang pangeran manusia terpengaruh oleh guru negara manusia. Ia memutuskan menyamar sebagai Xiao Yao dan pada hari pernikahan merebut inti kekuatan (inti siluman) para pemimpin klan siluman yang datang menghadiri pesta. Tindakan ini bertujuan mendapatkan mata air Yuliquan demi memperbaiki kondisi fisik manusia, tetapi justru menyebabkan kehancuran besar di dunia siluman.
Ketika Xiao Yao tiba di lokasi pernikahan, ia mendapati para sahabat silumannya telah kehilangan inti siluman, bahkan salah satu dari mereka diperalat untuk membantai klan siluman lainnya. Meski masih saling mencintai, darah dan dendam antara manusia dan siluman tak terelakkan. Demi menghentikan konflik dua ras, Xiao Yao akhirnya memilih membunuh Hou Minghao dengan tangannya sendiri di mata air Yuliquan, agar ia menebus nyawa para siluman tak bersalah yang telah gugur.
Dilanda rasa bersalah karena membawa bencana bagi klan siluman, Xiao Yao menghapus seluruh jejak keberadaannya dari sejarah klan naga dan menyegel tubuh Hou Minghao di dalam peti batu. Bertahun-tahun kemudian, Hou Minghao kembali terbangun, namun kehilangan seluruh ingatan masa lalunya dan hanya mengenal dirinya sebagai siluman besar bernama Hong Ye.
Ketika Xiao Yao dan Hong Ye kembali mengingat peristiwa 10 ribu tahun lalu, perang antara manusia dan siluman kembali pecah di masa kini. Menghadapi situasi tersebut, Hong Ye mengambil keputusan terakhir: ia memilih mengorbankan nyawanya sendiri dengan menyegel sumber segala kekacauan, mata air Yuliquan, ke dalam tubuhnya secara permanen.
Adegan saat Hong Ye memeluk Xiao Yao dengan erat, lalu mendorongnya keluar dari penghalang sebelum penyegelan terjadi, menjadi salah satu momen paling menyayat hati dalam The Unclouded Soul. Xiao Yao hanya bisa menangis histeris menyaksikan Hong Ye perlahan kehilangan nyawanya akibat proses penyegelan tersebut.
Setelah segalanya berakhir dan dunia kembali stabil, Xiao Yao menata ulang keadaan dan mengambil keputusan terakhir: ia memilih kembali ke masa lalu, tepat ke momen ketika ia dan Hong Ye pertama kali bertemu di masa kini. Pada adegan penutup, keduanya saling menatap dengan sorot mata penuh emosi dan cerita yang tak terucap. Banyak penonton menafsirkan bahwa Hong Ye juga telah membawa kembali seluruh ingatannya, sehingga akhir drama ini dianggap sebagai penutup yang pahit sekaligus hangat.
Ending The Unclouded Soul pun memicu diskusi luas di kalangan penonton, dengan banyak yang menilai kisah cinta Hou Minghao dan Tan Songyun tidak sepenuhnya berakhir tragis, melainkan memberikan harapan lewat reuni terakhir yang sarat makna.










