Penulis Naskah Pursuit of Jade Ubah Nama Karakter Jahat hingga Picu Kontroversi, Diduga Sindir Yang Mi

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama kostum Pursuit of Jade (逐玉) yang tengah tayang baru-baru ini terseret dalam kontroversi setelah penonton menemukan perubahan pada nama salah satu karakter antagonisnya.

Dalam novel aslinya, karakter penjahat tersebut menggunakan nama keluarga Liu (刘). Namun dalam adaptasi drama, penulis naskah mengubahnya menjadi Mi (幂), sehingga tokoh tersebut kini dikenal sebagai Mi Wuya (幂无涯).

Mi Wuya dalam cerita merupakan penasihat bupati. Perubahan nama keluarga karakter inilah yang kemudian memicu perdebatan di kalangan penonton.

- Advertisement -

Nama keluarga “Mi” tergolong sangat jarang digunakan. Selain itu, nama tersebut identik dengan aktris populer Yang Mi, sehingga memicu berbagai spekulasi di media sosial.

Kontroversi ini dengan cepat menyebar di internet China. Tagar yang membahas isu tersebut bahkan sempat memuncaki daftar trending dengan jumlah pembacaan yang disebut mencapai lebih dari ratusan juta.

- Advertisement -

Banyak warganet mempertanyakan alasan perubahan nama tersebut. Sebagian menilai keputusan itu terasa terlalu mencolok untuk dianggap kebetulan.

“Di novel bermarga Liu, tapi di drama tiba-tiba jadi Mi. Rasanya terlalu disengaja,” tulis seorang pengguna internet. Ada pula yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk menyisipkan sindiran pribadi ke dalam karya.

Perdebatan semakin memanas setelah sejumlah pengguna internet menggali kembali aktivitas lama penulis naskah tersebut di berbagai platform. Dari tangkapan layar yang beredar, ia disebut pernah beberapa kali memberikan penilaian sangat rendah terhadap drama yang dibintangi Yang Mi.

Beberapa di antaranya termasuk drama populer Eternal Love (三生三世十里桃花) dan Novoland: Pearl Eclipse (斛珠夫人). Dalam komentar yang dikaitkan dengan akun tersebut, penulis itu bahkan disebut pernah menilai akting Yang Mi “terlalu formulaik” dan “menurunkan kualitas keseluruhan drama”.

Temuan ini membuat sebagian warganet semakin yakin bahwa perubahan nama dalam Pursuit of Jade bukan sekadar keputusan kreatif biasa. Namun tidak semua penonton setuju dengan interpretasi tersebut. Sebagian pihak berpendapat bahwa penggunaan nama keluarga “Mi” bisa saja merupakan pilihan artistik tanpa maksud menyindir siapa pun.

- Advertisement -

Kontroversi ini kemudian berkembang menjadi diskusi yang lebih luas mengenai batas antara kebebasan kreatif dan etika profesional dalam industri hiburan.

Beberapa pengamat menilai reaksi publik muncul dari kekhawatiran bahwa kreator konten dapat menyisipkan pandangan pribadi mereka terhadap individu tertentu ke dalam karya yang ditonton publik.

Dari sudut pandang hukum, pakar hukum hiburan menyebut bahwa penulis naskah memang memiliki hak untuk mengadaptasi dan mengubah berbagai elemen dari karya asli. Namun jika sebuah karakter dianggap secara jelas merujuk pada individu nyata dan mengandung unsur penghinaan, situasinya dapat menimbulkan persoalan hukum.

Apabila terbukti bahwa karakter tersebut sengaja dirancang untuk menyindir atau merusak reputasi seseorang, pihak yang merasa dirugikan secara teori memiliki hak untuk mengambil langkah hukum.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah yang akan diambil oleh tim produksi Pursuit of Jade. Beberapa pengamat menilai bahwa klarifikasi dari penulis naskah atau pihak produksi dapat membantu meredakan polemik yang berkembang.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments