Posted in

Ending Drama Veil of Shadows Kejutkan Penonton, Beda dari Biasanya

Bagikan

LayarHijau.com— Drama fantasi Veil of Shadows baru saja menayangkan episode terakhirnya yang penuh emosi, menutup perjalanan epik antara manusia, naga, dan kekuatan gelap. Mengusung genre xuanhuan, drama ini menceritakan perjuangan empat tokoh utama yaitu Lu Wuyi, Wu Wangyan, Wu Shiguang, dan Ji Ling dalam menghadapi ancaman iblis purba Jiuying. Dibintangi oleh Ju Jingyi dan Chen Duling sebagai saudari yang terjebak takdir tragis, serta Joseph Zeng dan Tian Jiarui, serial ini awalnya diprediksi akan berakhir pilu sebagaimana karya sutradara Edward Guo sebelumnya.

⚠️ PERINGATAN SPOILER: BAGIAN DI BAWAH MENGANDUNG DETAIL EPISODE TERAKHIR

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Puncak konflik terjadi saat tubuh Lu Wuyi, yang diperankan oleh Ju Jingyi, dikuasai sepenuhnya oleh fragmen terakhir Jiuying. Demi menyelamatkan adiknya dari kegelapan, Wu Wangyan yang diperankan oleh Chen Duling memutuskan untuk mengorbankan dirinya sendiri sebagai tumbal untuk menyegel kekuatan jahat tersebut di pilar es. Momen perpisahan ini menjadi salah satu adegan paling menyayat hati, terutama ketika Wu Wangyan memberikan gelang janji setianya kepada Wu Shiguang sebelum tubuhnya membeku selamanya di tengah badai salju.

Dalam detik-detik terakhir sebelum kehilangan kesadaran, Wu Wangyan menyampaikan pesan mendalam yang membuat penonton bercucuran air mata. “Jika ada kehidupan selanjutnya, aku pasti akan mencarimu!” serunya dengan penuh haru kepada Wu Shiguang yang terlambat tiba di lokasi. Wu Shiguang, sebagai naga suci terakhir di dunia, hanya bisa meratapi kepergian kekasihnya dalam kesunyian abadi. Hal ini sempat memicu kemarahan netizen yang mengira drama ini akan berakhir dengan duka yang mendalam bagi garis waktu utama para karakter tersebut.

Namun, alur cerita mengambil belokan tak terduga berkat kekuatan luar biasa dari Ji Ling yang diperankan oleh Tian Jiarui. Menyadari bahwa keberadaan fragmen Jiuying dalam tubuh Lu Wuyi adalah ancaman abadi, Ji Ling menggunakan kemampuannya untuk memutar balik waktu ke saat fragmen tersebut belum tumbuh sempurna. Ia berhasil memusnahkan ancaman tersebut lebih awal dan membawa Lu Wuyi melintasi gerbang dimensi ke dunia lain. Di dimensi baru tersebut, mereka berdua hidup sebagai rakyat jelata yang damai, terlepas dari beban takdir mistis yang sebelumnya menghantui mereka.

Meskipun di dunia asal Wu Wangyan sempat membeku, manipulasi waktu yang dilakukan Ji Ling menciptakan realitas baru di mana pengorbanan tersebut tidak lagi diperlukan. Wu Shiguang akhirnya berhasil menemukan kembali sosok Wu Wangyan di masa depan. Walaupun sang wanita tidak lagi memiliki ingatan tentang masa lalu mereka, ketertarikan instan yang muncul di antara keduanya memberikan harapan baru. Akhir yang membuat seluruh karakter utama bertahan hidup ini merupakan pencapaian langka bagi sutradara Edward Guo yang biasanya dikenal dengan spesialisasi akhir cerita yang tragis.

Meskipun berakhir memuaskan, perjalanan Veil of Shadows tidak lepas dari berbagai kendala produksi yang menjadi sorotan. Serial yang semula direncanakan tayang sebanyak 40 episode ini harus dipangkas secara drastis menjadi hanya 29 episode, yang mengakibatkan beberapa plot romansa terasa terburu-buru. Selain itu, sengketa kontrak Ju Jingyi dengan agensinya sempat memengaruhi kepercayaan pengiklan. Meski demikian, kesuksesan drama ini tetap mampu bersaing dengan judul populer lainnya seperti Love Beyond the Grave dan Fated Hearts dalam perbincangan hangat di media sosial.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *