LayarHijau.com – Film terbaru Stephen Chow, Kung Fu Soccer, resmi tayang di bioskop China pada 11 Juli dan langsung mencetak awal yang impresif. Kurang dari tiga jam setelah penayangan perdana, film tersebut berhasil meraih pendapatan box office lebih dari 100 juta yuan atau sekitar Rp227 miliar.
Peringatan spoiler: Artikel ini mengandung pembahasan mengenai adegan post credit Kung Fu Soccer.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Namun, bukan hanya pencapaian box office yang menjadi perhatian. Adegan post credit Kung Fu Soccer juga menjadi perbincangan hangat di kalangan penonton. Adegan tersebut menampilkan tiga pemeran yang memiliki kaitan dengan Shaolin Soccer, yakni Stephen Chow, Chan Kwok Kwan, dan Lam Tze Chung. Momen itu bahkan diduga menyimpan sebuah easter egg sebagai penghormatan kepada mendiang Ng Man Tat, rekan akting legendaris Stephen Chow.
Setelah vakum sebagai sutradara selama tujuh tahun, Stephen Chow kembali lewat Kung Fu Soccer dengan jajaran pemain bertabur bintang, termasuk Zhang Xiaofei, Dilraba Dilmurat, dan Lay Zhang. Film ini juga menghadirkan penampilan spesial Carina Lau dan Takeru Satoh.
Dalam adegan post credit tersebut, Stephen Chow kembali tampil bersama Chan Kwok Kwan dan Lam Tze Chung. Ketiganya duduk di bangku penonton.

Chan Kwok Kwan kembali sebagai karakter Kakak Seperguruan Keempat, sang kiper dari tim Shaolin dalam Shaolin Soccer. Sementara itu, Lam Tze Chung kembali sebagai Adik Seperguruan Keenam. Stephen Chow sendiri memerankan karakter Kakak Seperguruan Kelima atau Sing, tokoh utama yang diperankannya dalam Shaolin Soccer. Ketiganya kemudian terlibat dalam percakapan terkait pertandingan. Karakter Stephen Chow bertanya pada adik seperguruannya perlukah bertanding melawan tim Emei.

Kemunculan ketiga pemeran tersebut menjadi momen nostalgia bagi para penggemar film klasik Stephen Chow. Terlebih lagi, adegan itu mempertemukan kembali Stephen Chow, Chan Kwok Kwan, dan Lam Tze Chung yang pernah menjadi bagian dari kisah Shaolin Soccer.
Di samping Stephen Chow terlihat sebuah kursi yang sengaja dibiarkan kosong. Banyak penonton menafsirkan kursi kosong tersebut sebagai easter egg untuk mengenang Ng Man Tat.
Dalam Shaolin Soccer, Ng Man Tat memerankan Golden Leg Fung, mantan pemain sepak bola yang menjadi mentor bagi Sing (Stephen Chow) dan membantu membentuk tim sepak bola Shaolin. Karakter Fung memiliki peran penting dalam mempertemukan Sing dengan para anggota tim serta mendorong mereka kembali mengejar impian di dunia sepak bola. Karena itu, banyak penggemar meyakini kursi kosong tersebut menjadi simbol penghormatan untuk Golden Leg Fung sekaligus mengenang Ng Man Tat sebagai sosok penting dalam film tersebut.

Stephen Chow dan Ng Man Tat dikenal sebagai salah satu duet paling legendaris dalam perfilman Hong Kong. Keduanya membintangi sejumlah film klasik bersama, seperti Fight Back to School, Hail the Judge, dan Shaolin Soccer. Chemistry mereka membuat pasangan ini dikenang sebagai salah satu kolaborasi paling ikonik dalam sejarah perfilman Hong Kong.
Shaolin Soccer pada 2001 menjadi proyek terakhir mereka bersama. Saat Stephen Chow menggarap Kung Fu Hustle pada 2004, muncul rumor bahwa ia telah menyiapkan sebuah peran penting untuk Ng Man Tat. Sang aktor bahkan dikabarkan mengosongkan jadwal syuting dan menolak sejumlah tawaran pekerjaan lain demi menunggu proyek tersebut.
Namun, kolaborasi itu akhirnya tidak pernah terwujud. Ng Man Tat kemudian mengungkapkan bahwa memang sempat ada sebuah karakter penting yang disiapkan untuknya, tetapi rencana tersebut batal terlaksana. Ia disebut mengalami kerugian hampir HK$1 juta atau sekitar Rp2,1 miliar karena telah menolak proyek-proyek lain. Peristiwa tersebut kemudian memicu spekulasi bahwa hubungan keduanya mulai merenggang.
Meski demikian, Ng Man Tat membantah bahwa dirinya dan Stephen Chow bermusuhan. Ia menjelaskan bahwa hubungan mereka memang tidak lagi seperti dulu, tetapi bukan karena konflik pribadi. Menurutnya, perubahan tersebut terjadi karena perjalanan hidup, posisi, serta cara berpikir mereka yang berubah seiring waktu.
Ng Man Tat juga mengungkapkan bahwa Stephen Chow pernah kembali mengajaknya bekerja sama dalam film The Mermaid (2016), tetapi ia harus menolak tawaran tersebut karena kondisi kesehatannya. Ia bahkan mengatakan bahwa selama mereka masih hidup dan Stephen Chow belum pensiun, kesempatan untuk kembali bekerja sama masih tetap ada.
Harapan itu akhirnya tidak pernah terwujud. Ng Man Tat meninggal dunia akibat kanker hati pada 2021. Stephen Chow diketahui menghadiri upacara penghormatan terakhir sang aktor secara tertutup. Karena itu, banyak penggemar menilai easter egg dalam adegan post credit Kung Fu Soccer menjadi cara halus Stephen Chow untuk mengenang partner lamanya.
Belakangan ini Stephen Chow juga aktif mempromosikan Kung Fu Soccer bersama Zhang Xiaofei dan Dilraba Dilmurat. Dalam salah satu acara promosi, ia mengaku sering merasa dirinya masih belum cukup baik dan khawatir mengecewakan para penggemar yang terus memberikan dukungan terhadap karya-karyanya.
Catatan Editor: Pada 6 Oktober, judul dan isi berita ini direvisi untuk memperbaiki penjelasan sebelumnya yang keliru mengenai adegan post credit Kung Fu Soccer. Film tersebut hanya memiliki satu adegan post credit yang menampilkan tiga pemeran Shaolin Soccer, yaitu Stephen Chow, Chan Kwok Kwan sebagai Kakak Seperguruan Keempat sekaligus kiper, dan Lam Tze Chung sebagai Adik Seperguruan Keenam. Ketiganya duduk di bangku penonton. Dalam adegan tersebut, karakter Stephen Chow adalah pihak yang meminta untuk bertanding melawan tim Emei.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


