Posted in

Karakter Tian Xiwei di Genius Girlfriend Picu Perdebatan, Netizen Weibo Sebut Unggul dari Einstein dalam Empat Hal

Bagikan

LayarHijau.com – Drama China Genius Girlfriend (天才女友) yang dibintangi Tian Xiwei dan Hu Yitian tengah menjadi perbincangan hangat di Tiongkok. Kali ini, sorotan bukan hanya tertuju pada jalan ceritanya, tetapi juga perdebatan yang bermula dari rangkuman buatan netizen di Weibo yang membandingkan karakter utama Lin Zhixia dengan ilmuwan legendaris Albert Einstein.

Topik tersebut menjadi trending di Weibo pada 2 Agustus. Sejumlah netizen mengumpulkan berbagai informasi mengenai Lin Zhixia yang terungkap sepanjang beberapa episode pertama drama, lalu membandingkannya dengan sejumlah fakta yang selama ini dikenal mengenai Einstein. Dari situlah muncul istilah “empat kali mengalahkan Einstein” yang kemudian ramai dibahas di media sosial.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Dalam rangkuman yang beredar, Lin Zhixia disebut memiliki IQ 174. Karakter yang diperankan Tian Xiwei itu juga diceritakan telah menamatkan buku A Brief History of Time pada usia 10 tahun, menentukan arah penelitian ilmiahnya sejak berusia sembilan tahun, serta meraih gelar doktor pada usia 22 tahun.

Netizen kemudian membandingkan data tersebut dengan Einstein yang secara umum diperkirakan memiliki IQ di kisaran 160 hingga 170, mulai membaca karya-karya filsafat pada usia 13 tahun, masuk universitas pada usia 17 tahun, dan lulus pada usia 22 tahun. Perbandingan itulah yang kemudian memicu perdebatan di kalangan warganet.

Berbagai informasi mengenai Lin Zhixia tersebut tidak disampaikan dalam satu adegan, narasi, maupun voice-over di dalam drama. Sebaliknya, informasi itu muncul secara bertahap melalui berbagai adegan yang tersebar di beberapa episode pertama. Netizen kemudian merangkumnya dan menjadikannya dasar untuk membandingkan Lin Zhixia dengan Einstein.

Namun, setelah topik tersebut viral, sejumlah media di Tiongkok memberitakannya dengan narasi yang menyebut drama memiliki voice-over atau narasi pembuka yang secara langsung membandingkan Lin Zhixia dengan Einstein hingga menyimpulkan ilmuwan tersebut “kalah telak”.

Padahal, berdasarkan episode-episode yang telah tayang, nama Albert Einstein sendiri tidak pernah disebut dalam dialog maupun narasi drama. Tidak ada pula voice-over yang secara eksplisit menyatakan Lin Zhixia “mengalahkan Einstein dalam empat hal”. Perbandingan tersebut berasal dari rangkuman yang dibuat netizen Weibo berdasarkan informasi yang tersebar di berbagai adegan, sebelum kemudian dikutip dan diperluas oleh sejumlah media.

Meski demikian, pemberitaan tersebut tetap memicu kritik terhadap penulis naskah dan tim produksi. Sebagian netizen menilai karakter Lin Zhixia dibuat terlalu berlebihan karena berbagai pencapaiannya dianggap sengaja dirancang melampaui ilmuwan legendaris tersebut. Kritik lain juga menyoroti konsistensi karakter di dalam cerita. Meski digambarkan memiliki IQ 174, Lin Zhixia dalam salah satu alur kompetisi matematika justru kalah dari tokoh pria karena dinilai kurang mampu bekerja sama dalam tim. Penonton juga menyoroti sejumlah kesalahan konsep sains yang dinilai bertentangan dengan citra sang tokoh sebagai seorang jenius.

Di sisi lain, tidak sedikit warganet yang memberikan pembelaan. Beberapa netizen mempertanyakan mengapa Genius Girlfriend dipermasalahkan, sementara ada banyak novel lain yang menampilkan tokoh utama pria dengan IQ mencapai 200 tanpa memicu kontroversi serupa.

Ada pula yang berpendapat bahwa Genius Girlfriend merupakan adaptasi novel fiksi, sehingga karakter utamanya memang sengaja dibuat luar biasa untuk mendukung cerita. Menurut mereka, karya fiksi lazim menghadirkan tokoh dengan kemampuan yang melampaui manusia pada umumnya sehingga tidak seharusnya diukur menggunakan standar yang sama dengan tokoh di dunia nyata.

Perdebatan mengenai Lin Zhixia pun masih terus berlangsung di Weibo. Sementara sebagian warganet menilai penokohannya terlalu berlebihan dan kurang meyakinkan, sebagian lainnya beranggapan kontroversi ini membesar setelah rangkuman netizen mengenai karakter tersebut dikutip oleh berbagai media dan berkembang menjadi pemberitaan yang memunculkan kesan seolah-olah drama secara langsung membandingkan Lin Zhixia dengan Einstein.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *