Posted in

Kanna Seto Ungkap Orang Tua Sempat Menangis Saat Tahu Ia Masuk Industri Film Dewasa

Bagikan

LayarHijau.com – Video wawancara lama aktris film dewasa Jepang Kanna Seto kembali menjadi sorotan setelah beredar lagi di internet. Dalam video tersebut, Kanna Seto tampil bersama ibunya dan membahas reaksi keluarga ketika dirinya memutuskan memasuki industri film dewasa pada usia 21 tahun.

Kanna Seto memang sempat menjadi perhatian ketika memulai debutnya. Dalam wawancara tersebut, sang ibu mengungkapkan bahwa dirinya langsung menangis ketika mengetahui keputusan putrinya untuk terjun ke industri film dewasa. Ayah Kanna Seto juga disebut untuk pertama kalinya kehilangan kendali atas emosinya hingga menangis.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Meski keputusan tersebut awalnya sulit diterima oleh kedua orang tuanya, mereka akhirnya memilih untuk menerima pilihan Kanna Seto dan tetap mendampinginya.

Sang ibu juga menegaskan bahwa rumah akan selalu menjadi tempat bagi Kanna Seto untuk beristirahat dan berlindung ketika menghadapi tekanan. Dengan kata lain, meskipun kedua orang tuanya sempat mengalami guncangan ketika mengetahui pilihan karier putrinya, mereka tetap berusaha menjadi tempat yang aman baginya untuk kembali.

Kanna Seto sendiri mengatakan bahwa dirinya sudah mempersiapkan mental untuk menghadapi konsekuensi dari pekerjaan tersebut. Ia memahami bahwa profesi yang dipilihnya memiliki karakter “risiko tinggi, imbalan tinggi.”

Tsukishima Sakura Kritik Sikap Orang Tua

Kisah mengenai orang tua Kanna Seto yang menangis kemudian memicu perdebatan di internet. Aktris film dewasa Jepang Tsukishima Sakura turut memberikan pandangannya mengenai persoalan tersebut.

Tsukishima Sakura mempertanyakan mengapa orang tua masih menangis ketika anak mereka sebenarnya menjalani kehidupan yang bahagia.

“Anaknya jelas-jelas menjalani kehidupan yang bahagia, tetapi orang tuanya masih menangis. Terus terang, sering kali itu hanya karena gengsi dan keinginan orang tua untuk mengendalikan anak,” ujar Tsukishima Sakura.

Ia juga mengkritik sebagian warganet yang kerap menggunakan “perasaan orang tua” sebagai tameng untuk menyerang dan merendahkan aktris film dewasa.

Menurut Tsukishima Sakura, jika seseorang benar-benar menyayangi anaknya, seharusnya ia berdiri di sisi sang anak dan membantunya menghadapi diskriminasi sosial yang muncul akibat profesi tersebut.

Pernyataan tersebut kemudian memunculkan perdebatan karena persoalannya tidak lagi sekadar mengenai apakah orang tua dapat menerima pekerjaan anak, tetapi juga mengenai bagaimana masyarakat memandang seseorang yang bekerja di industri film dewasa.

Aoi Sora Berikan Pandangan Berbeda

Pernyataan Tsukishima Sakura kemudian mendapat tanggapan dari Aoi Sora, mantan aktris film dewasa Jepang yang juga pernah mengalami pengalaman serupa.

Aoi Sora mengungkapkan bahwa orang tuanya juga sempat menangis ketika dirinya memasuki industri film dewasa. Namun, ia tidak menganggap tangisan orang tua tersebut secara otomatis menunjukkan adanya keinginan untuk mengendalikan kehidupan anak.

Menurut Aoi Sora, dua perasaan dapat muncul secara bersamaan. Orang tua bisa saja menginginkan anaknya bahagia, tetapi pada saat yang sama merasa sedih ketika mengetahui anak memilih pekerjaan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Karena itu, Aoi Sora menilai kesedihan orang tua tidak seharusnya langsung ditafsirkan sebagai bentuk kontrol atau penolakan terhadap kebahagiaan anak.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak setuju jika hubungan keluarga dijadikan alasan untuk melakukan perundungan terhadap aktris film dewasa. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap orang memiliki nilai dan cara pandang yang berbeda.

Daripada langsung menganggap perbedaan pandangan sebagai bentuk diskriminasi, Aoi Sora mengajak masyarakat untuk mencoba memahami bahwa masing-masing pihak mungkin hanya melihat persoalan tersebut dari posisi dan pemikiran yang berbeda.

Perdebatan yang kembali muncul setelah video lama Kanna Seto ditemukan tersebut pun memperlihatkan dua sudut pandang berbeda. Tsukishima Sakura menyoroti kemungkinan adanya gengsi dan keinginan mengontrol anak di balik kesedihan orang tua, sementara Aoi Sora mengingatkan bahwa rasa sayang, harapan agar anak bahagia, serta kesedihan atas pilihan anak dapat hadir secara bersamaan.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *