Posted in

Fan Bingbing Bahas Kemungkinan AI Gantikan Aktor Manusia

Bagikan

LayarHijau.com – Fan Bingbing baru-baru ini menghadiri konferensi pers terkait film terbarunya, Diary of a Mad Old Man, yang terpilih untuk ditayangkan di Busan International Film Festival. Dalam kesempatan tersebut, ia membahas perkembangan drama pendek berbasis AI yang dalam beberapa tahun terakhir semakin populer di China, termasuk kemungkinan teknologi tersebut suatu hari nanti menggantikan aktor manusia.

Ketika ditanya apakah aktor AI berpotensi menggantikan aktor manusia di masa depan, Fan Bingbing mengakui bahwa hal tersebut memang mungkin terjadi. Menurutnya, saat ini sudah ada sejumlah sutradara yang memanfaatkan AI untuk menekan biaya pembuatan sebuah karya.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Namun, Fan Bingbing menilai akting manusia masih memiliki keunggulan yang sulit digantikan AI. Menurutnya, penampilan seorang aktor tidak hanya bergantung pada kemampuan memainkan karakter, tetapi juga dipengaruhi pengalaman hidup dan akumulasi emosi yang dimilikinya.

Pengalaman serta emosi tersebut memungkinkan aktor menghadirkan lapisan perasaan yang lebih halus selama proses akting. Sebaliknya, menurut Fan Bingbing, cara penyampaian dalam drama pendek berbasis AI saat ini cenderung lebih langsung dan berfokus pada hasil akhir. Nuansa emosi serta proses yang mengantarkan karakter menuju suatu perasaan masih sulit sepenuhnya digantikan oleh penampilan manusia.

Fan Bingbing mengaku dirinya sesekali juga menonton drama pendek berbasis AI. Namun, ia memperhatikan banyak karakter yang dihasilkan AI memiliki penampilan yang sangat mirip satu sama lain.

Menurutnya, perbedaannya terkadang hanya terlihat dari kostum yang dikenakan, misalnya karakter dengan pakaian tradisional China atau pakaian modern. Hal tersebut membuatnya mempertanyakan kualitas konten yang dikonsumsi generasi muda saat ini.

“Saya merasa anak muda di China sekarang tidak mendapatkan asupan yang terlalu baik,” ujar Fan Bingbing.

Ia kemudian membandingkan kondisi tersebut dengan generasi muda pada masa lalu yang memiliki kesempatan untuk menyaksikan film dari berbagai negara serta menikmati lebih banyak film berdurasi panjang. Dari beragam karya tersebut, mereka dapat memperoleh pengalaman dan pemahaman artistik yang lebih luas.

Sementara itu, maraknya drama pendek berbasis AI membuat Fan Bingbing khawatir sebagian anak muda kini terlalu lama mengandalkan konten yang diproduksi dengan cepat sebagai sumber hiburan.

“Jika anak muda hanya menyerap nutrisi dari drama pendek AI, bagi estetika generasi baru itu merupakan sesuatu yang… kalian mengerti,” kata Fan Bingbing.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meskipun Fan Bingbing mengakui potensi AI untuk berkembang dan bahkan mengambil alih sebagian pekerjaan aktor di masa depan, ia tetap melihat pengalaman manusia, emosi, serta proses artistik sebagai sesuatu yang belum mudah direplikasi oleh teknologi.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

SourcesSETN

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *