Terakhir diperbarui pada 13/08/2024 oleh Timotius Ari
Ritme film yang kacau baru mulai terarah begitu cerita memasuki lomba maraton. Ditambah dengan keberadaan sinematografer film Rurouni Kenshin, Takuro Ishizaka dalam film, adegan pertarungan di dalamnya disajikan dengan baik. Sayangnya begitu film memasuki adegan pertarungan, lomba maraton di dalamnya seolah terlupakan. Jadi saat film itu diakhiri dengan kumpulan foto pelari maraton legendaris Jepang, ada kesan seolah foto-foto itu hanya tempelan belaka.
Sedangkan dari kualitas gambar sendiri, kita disuguhi dengan pemandangan yang menakjubkan. Kita melihat alam yang hijau dan subur dipadukan dengan warna emas berlawanan dengan darah yang mengucur. Keindahan visual ini diperkaya dengan musik yang indah oleh Philip Glass. Sementara kostum dalam film didesain oleh Emi Wada, pemenang Oscar berkat kostumnya dalam film Ran, karya Kurosawa.
Dari fondasi cerita tentang lomba maraton, Samurai Marathon masih memiliki kekurangan. Tapi dari segi hiburan, film ini mengalahkan film-film Jepang lain yang mengambil periode sejarah tempo dulu.