Film Joker sudah tayang di Indonesia mulai Rabu (2/10/2019), film ini banyak menyita pehatian dari dunia. Selain mendapat pencapaian di beberapa festival film ternyata Joker juga menuai kontroversi. Mungkin banyak yang penasaran dengan kontroversi apa yang ada pada film Joker ini.
Tidak bisa dipungkiri jika aktor Joaquin Phoenix yang memerankan Joker berakting dengan penuh penghayatan tingkat tinggi, dengan panghayatan yang tinggi ini dikhawatirkan dapat memberi inspirasi kepada masyarakat awam yang mentalnya kurang stabil untuk melakukan aksi yang serupa dengan Joker.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Di balik kontroversinya ada beberapa fakta menarik mengenai film Joker.
Sebelum memerankan Joker, Joaquin Phoenix sebenarnya sempat disorot untuk menggantikan sosok Batman di film Batman: Year One yang dibuat Darren Aronofsky, tapi proyek film tersebut dibatalkan. Akhirnya pihak DC bersama petinggi Warner Bros menggagas film Batman terbaru yang akan dibintangi oleh Robert Pattinson.
Joker merupakan film pertama sekaligus pembuka untuk film DC yang berdiri sendiri. Film Joker ini bisa dikatakan tidak berhubungan dengan Batman yang akan dimainkan oleh Robert Pattinson. Demi memerankan seorang Joker, Joaquin Phoenix harus rela menurunkan berat badannya hingga 23 kilogram. Aktor kelahiran 27 Oktober 1974 ini mengatur pola makan di bawah pengawasan beberapa dokter.
Kembali pada kontroversi Joker yang berpotensi menginspirasi mereka yang mentalnya kurang stabil untuk berbuat kriminal, Joaquin menambahkan, “Saya pikir kebanyakan dari kita bisa membedakan yang baik dari yang buruk. Ada pula yang tak mampu mengintepretasikan apa pun di antaranya, yang mereka inginkan.”
Bagi yang penasaran dengan adanya post credit di film Joker bisa dilihat di sini. Jika teman Layar sudah ada yang menonton film Joker, tulis komentar kalian di bawah ya. Jangan lupa ikuti media sosial Instagram dan subscribe channel Youtube Layar Hijau.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


