Posted in

Syuting The Long Ballad, Wu Lei dan Dilraba Dilmurat Bahas Kesan Mereka

Bagikan

Pada 6 April, Wu Lei dan Dilraba Dilmurat menggelar acara livestreaming untuk mempromosikan The Long Ballad selama lebih dari 40 menit. Kedua bintang ini menjawab berbagai pertanyaan sulit. Mereka juga berkomunikasi dengan para penggemar. Ada beberapa spoiler dalam penjelasan mereka berdua, jika kalian belum menonton The Long Ballad, maka lebih jangan membaca artikel ini.

Merasa canggung saat berinteraksi

Dalam drama ini, Dilraba memerankan Li Changge. Sedangkan Wu Lei memerankan Ashina Sun. Dalam sebuah adegan, Ashina Sun menemukan Li Changge pingsan di tepi sungai. Dia pun segera menolong Changge sambil memegang kepalanya. Wu Lei mengungkap jika itu adalah adegan pertama mereka berinteraksi dengan sangat intim. Saat itu, hubungan mereka belum begitu dekat, jadi Wu Lei merasa agak canggung dan malu. Pria itu mengungkap memegang kepala Reba atau menggendongnya tidaklah sulit karena wanita itu tidak berat.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Adegan Berkesan

Berbicara soal adegan paling berkesan, Reba berkata jika adegan paling berkesan yang dia lakukan adalah saat A Dou mati. Dalam adegan itu, Li Changge menangisi kematian muridnya itu. Memang adegannya sangat sedih dan tidak terlupakan.

Lucunya, yang paling berkesan dan diingat Wu Lei adalah suhu yang panas selama syuting. Proses syuting digelar selama musim panas. Pakaian yang dipakai Reba tidaklah tebal. Tapi Wu Lei memakai baju tempur dalam waktu yang lama padahal suhu saat itu sangatlah panas. Wu Lei mengungkap jika wajahnya memerah saat itu karena terkena gelombang panas.

Mendengar penjelasan pria itu, Reba tersenyum. Dia menerangkan jika ada adegan di mana keduanya berada dalam satu kota. Reba biasanya syuting di lantai dua pada pagi hari. Jadi dia tidak terkena panas. Tapi Wu Lei berada di luar dan terkena sinar matahari. Jadi Reba merasa sangat beruntung.

The Long Ballad tayang di Tencent Videos di China. Para penonton di Indonesia bisa menonton drama itu di Viu. Setelah lebih dari seminggu tayang, skor drama itu di Douban akhirnya muncul. Menurut data pada 8 April, skor The Long Ballad di Douba sekitar 6,4. Ada lebih dari 60 ribu orang yang berpartisipasi. Jumlah skor rendah (1-2 bintang) hanya mencapai 30,9 persen. Sedangkan skor 3 bintang ke atas mencapai 69,1 persen. Di China, drama itu sudah tayang sebanyak 18 episode. Jumlah tontonnya secara total mencapai 560 juta.

Sumber: 1 | 2

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *