
Film Love Destiny: The Movie Raih Box Office 134 Juta Baht
LayarHijau.com--Love Destiny: The Movie yang dibintangi oleh Pope Thanawat dan Bella Ranee tayang di bioskop pada 28 Juli 2022 di Thailand.
Film itu memperoleh respon yang positif dari para penonton dan meraup penghasilan box office 134 juta Baht secara domestik setelah tayang selama tiga hari.
Menurut GDH 559, Love Destiny: The Movie tayang di Laos pada 28 Juli 2022 dan Australia pada 30 Juli 2022. Film itu juga akan tayang di Singapura dan Kamboja pada 11 Agustus 2022.
Galeri Video
Love Destiny: The Movie mengisahkan tentang Phop (diperankan oleh Pope Thanawat) yang memimpikan seorang wanita cantik selama bertahun-tahun.
Lalu, dia bertemu Kesorn (diperankan oleh Bella Ranee) yang terlihat sama dengan wanita dalam mimpinya.
Sumber: ThaiUpdate.info
Berita
Apple Berencana Tayangkan Film di Bioskop, Anggarkan Dana $1 Miliar

LayarHijau.com—Apple ingin film-film baru mereka tayang di bioskop sebelum tersedia di Apple TV+, tulis Bloomberg. Perusahaan itu berencana menghabiskan uang $1 miliar per tahun untuk film-film baru.
Apple TV+ berinvestasi pada umumnya untuk serial TV tapi juga menawarkan beberapa film yang biasanya tayang perdana di layanan streaming itu. Tapi hal ini bisa berubah di masa mendatang, jika sumber Bloomberg ini mengungkapkan hal yang benar.
“Apple Inc berencana menghabiskan $1 miliar setahun untuk memproduksi film-film yang akan dirilis di bioskop, menurut sumber yang familiar dengan rencana perusahaan itu, bagian dari usaha yang ambisius untuk meningkatkan profil mereka di Hollywood dan memikat para pelanggan baru untuk layanan streaming mereka,” tulis Bloomberg dilansir dari flatpanelshd.com.
Galeri Video
Rupanya, film-film yang masuk ke dalam rencana ini adalah Killers of the Flower Moon karya Martin Scorsese, film ketegangan mata-mata Argylle dan film Napoleon arahan Ridley Scott. Apple akan menayangkan film-film tersebut selama sebulan di bioskop sebelum menayangkannya di Apple TV+. Hal ini untuk menyenangkan hati para bintang dan mengalahkan para kompetitor.
Tapi, hal ini juga bisa dilihat sebagai rencana untuk menggunakan bioskop untuk mempromosikan layanan streaming Apple TV+. Jika film itu memiliki performa baik di bioskop, maka film tersebut akan lebih populer saat tayang di layanan streaming.
Perusahaan itu berencana merilis film-film mereka di ribuan bioskop tapi belum diketahui apakah rencana ini merupakan rencana global atau hanya dilakukan di Amerika Utara.
Setelah mengakuisisi MGM, Amazon dikabarkan akan merilis 12-15 film per tahun di bioskop. Sedangkan Netflix juga berekperimen untuk merilis film di bioskop dalam waktu singkat sebelum menayangkan di layanan mereka. Tapi sebagian besar film baru mereka akan tetap tayang perdana di Netflix.